FAO Apresiasi Kemajuan Perhutanan Indonesia

    Medcom - 01 Januari 2021 12:32 WIB
    FAO Apresiasi Kemajuan Perhutanan Indonesia
    FAO Representative ad interim for Indonesia Richard Trenchard. Foto: dok KLHK.



    Jakarta: Organisasi Pangan dan Pertanian (Food and Agriculture Organization/FAO), yang berada di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), mengapresiasi kemajuan perhutanan Indonesia 2020.

    FAO Representative ad interim for Indonesia Richard Trenchard mengatakan pendekatan yang dilakukan pemerintah Indonesia, yang memiliki 120 juta hektare (ha), termasuk 93 juta ha tutupan pohon, adalah luar biasa.






    Indonesia berhasil menggabungkan komitmen internasional dan nasional yang kuat, Undang-undang yang kuat, penggunaan solusi digital inovatif untuk mendorong kebijakan dan pengambilan keputusan berbasis bukti, pengaturan tata kelola yang sangat berkembang yang melibatkan semua tingkat pemerintahan, serta komitmen kuat memberi solusi berorientasi komunitas. Semua fakta ini tersajikan secara baik dalam State of Indonesia's Forests 2020.

    "Status Hutan Indonesia 2020 merupakan laporan yang sangat signifikan, ekspresi jelas dari komitmen Kementerian terhadap transparansi, benar-benar tepat waktu dan ditulis dengan sangat baik. Poin terakhir ini penting. Artinya laporan tersebut dapat dibaca secara nasional dan internasional. Dan itu perlu dibaca," tegas Trenchard, merekomendasikan dalam acara "Refleksi: SOIFO 2020, Hints dan Seek", dikutip dalam keterangan resminya, Jumat, 1 Januari 2021.

    Dia menambahkan kemajuan perhutanan Indonesia tersaji dalam tujuh bab SoIFO 2020, berisikan sejumlah besar data terkini, menggunakan serangkaian alat dan analitik mutakhir. Ini memberikan banyak analisis dan informasi tentang situasi dan apa yang sedang dilakukan, terutama oleh pemerintah, dan juga menandakan sejumlah arah masa depan yang jelas dan penting.

    "Saya ingin mengucapkan selamat kepada Ibu Siti Nurbaya (Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan) dan semua kontributor atas laporan yang sangat bagus. Saya yakin dan berharap, ini dapat dibaca secara luas, baik di Indonesia maupun di seluruh dunia," katanya.

    Selain itu, lanjutnya, FAO telah melihat komitmen Presiden Joko Widodo dan pemerintah Indonesia pada sektor kehutanan, upaya pemerintah untuk mendemokratisasi alokasi sumber daya hutan, mengelola hutan negara secara lestari, mencegah deforestasi dan degradasi sumber daya hutan, memastikan keadilan lingkungan dan persamaan kesempatan bagi seluruh masyarakat Indonesia, termasuk masyarakat Hukum Adat.

    "Sebagian besar pekerjaan yang disoroti dalam laporan ini kuat dalam hal hasil dan dalam banyak kasus, sangat inovatif. Inilah mengapa ini menjadi bacaan yang penting, terutama bagi komunitas internasional," kata Trenchard.

    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id