DP 0% Kendaraan Bermotor Dorong NPF Leasing Membaik

    Husen Miftahudin - 11 Januari 2019 23:30 WIB
    DP 0% Kendaraan Bermotor Dorong NPF Leasing Membaik
    Ilustrasi. (FOTO: MI/Immanuel)
    Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melonggarkan ketentuan uang muka atau down payment (DP) kendaraan bermotor pada perusahaan pembiayaan (leasing). Beleid itu juga menjadi upaya otoritas untuk mendorong tingkat pembiayaan bermasalah alias nonperforming financing (NPF) perusahaan leasing membaik.

    "Sepanjang dia bisa memperbaiki kualitas kreditnya, NPF-nya di bawah satu persen, itu pilihan dia. Jadi ini memberikan kesempatan bagi industri untuk tumbuh," kata Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) OJK Riswinandi dalam acara Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan di Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta Selatan, Jumat malam, 11 Januari 2019.
    Selain tingkat NPF harus di bawah satu persen, kondisi keuangan perusahaan leasing yang memberikan uang muka nol persen juga harus sehat. Termasuk memiliki alat-alat pengendalian dalam memitigasi risiko peningkatan kredit macet.

    "Ini juga akan memperbaiki kinerja industri. Jadi ini upaya agar masyarakat ada kesempatan, perusahaan industrinya juga enggak dirugikan," beber dia.

    Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso menambahkan, dp nol persen pembiayaan kendaraan bermotor memancing perusahaan leasing memperbaiki rasio NPF. Kondisi demikian diharapkan mampu membuat industri pembiayaan menjadi lebih sehat.

    "Nah ini supaya lembaga pembiayaannya itu menjadi sehat, itu dulu. Tapi risk management-nya harus bagus, lembaga pembiayaannya juga harus sehat, dan juga NPF-nya kurang dari satu persen sehingga ruang dia masih besar. Tapi ini bukan berarti harus, ini adalah pilihan-pilihan," jelas Wimboh.

    Ketentuan uang muka nol persen pada pembiayaan kredit kendaraan bermotor tertuang dalam Peraturan OJK (POJK) Nomor 35 Tahun 2018. Namun DP nol persen hanya berlaku bagi perusahaan leasing yang memiliki rasio NPF di bawah satu persen.

    Berdasarkan laporan OJK per November 2018, rasio NPF perusahaan pembiayaan sebesar 2,83 persen. Posisi itu lebih rendah bila dibandingkan dengan rasio NPF pada Oktober 2018 sebesar 3,21 persen. Secara rata-rata dari Januari hingga November 2018, tingkat NPF perusahaan pembiayaan di posisi 3,1 persen.



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id