Ekspor RI ke Tiongkok Turun USD211,9 Juta Imbas Virus Korona

    Ilham wibowo - 17 Februari 2020 13:14 WIB
    Ekspor RI ke Tiongkok Turun USD211,9 Juta Imbas Virus Korona
    Ilustrasi. Foto: dok MI.
    Jakarta: Dampak virus korona yang terjadi di Tiongkok merambat pada penurunan kinerja ekspor di berbagai negara termasuk Indonesia. Aktivitas bisnis di negeri Tirai Bambu itu masih terhambat sejak awal 2020.

    Kepala BPS Suhariyanto mengatakan angka ekspor nonmigas Indonesia pada Januari 2020 ke Tiongkok, Amerika Serikat, dan Jepang masing-masing mencapai USD2,1 miliar, USD1,61 miliar, dan USD1,1 miliar. Peranan ketiganya mencapai 38,41 persen dari total ekspor nonmigas Indonesia.

    "Penurunan ekspor nonmigas Januari 2020, jika dibandingkan dengan Desember 2019 terjadi
    ke sebagian besar negara tujuan utama, yaitu Tiongkok USD211,9 juta atau 9,15 persen," kata Suhariyanto di Gedung BPS, Jalan dr. Sutomo, Jakarta Pusat, Senin, 17 Februari 2020.

    Penurunan terbesar ekspor nonmigas Januari 2020 terhadap Desember 2019 terjadi pada lemak dan minyak hewani/nabati USD703,2 juta (34,08 persen), sedangkan peningkatan terbesar terjadi pada logam mulia, perhiasan/permata USD219,0 juta (57,84 persen).

    Selain Tiongkok, ekspor Indonesia tujuan negara utama lainnnya seperti India juga turun sebesar USD166,9 juta (14,57 persen), disusul Malaysia USD165,5 juta (24,33 persen), Korea Selatan USD57,3 juta (10,75 persen), Amerika Serikat USD52,9 juta (3,17 persen), Jepang USD45,8 juta (3,93 persen), Italia USD37,4 juta (20,98 persen), serta Belanda USD24,5 juta (8,79 persen).

    Sebaliknya, ekspor RI ke negara yang mengalami peningkatan adalah Singapura USD116,4 juta (18,30 persen), kemudian Thailand USD101,1 juta (30,38 persen), Taiwan USD37,9 juta (14,06 persen), Australia USD10,7 juta (6,30 persen), dan Jerman USD1,9 juta (0,95 persen).

    Secara keseluruhan, total ekspor ke 13 negara tujuan utama RI tercatat turun 5,16 persen. Sementara ekspor tujuan Uni Eropa (28 negara) pada Januari 2020 mencapai USD1,18 miliar, turun 8,09 persen dibanding Desember 2019.

    Adapun dibanding Desember 2019, ekspor nonmigas Indonesia Januari 2020 menurut sektor produk industri pengolahan menurun 3,13 persen yang disumbang oleh penurunan ekspor minyak kelapa sawit. Demikian juga ekspor produk pertanian menurun 20,24 persen disebabkan oleh menurunnya ekspor sarang burung. Ekspor nonmigas produk pertambangan dan lainnya juga menurun 14,14 persen disumbang oleh penurunan ekspor bijih tembaga.




    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id