Pengusaha Keluhkan Kenaikan Upah Minimum

    Desi Angriani - 18 Oktober 2019 14:32 WIB
    Pengusaha Keluhkan Kenaikan Upah Minimum
    Ketua Umum Apindo Hariyadi Sukamdani menilai rerata kenaikan upah minimum jauh di atas kebutuhan hidup layak. Foto: Medcom.id/Desi Angriani.
    Jakarta: Dunia usaha mengeluhkan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2020 sebesar 8,51 persen. Kenaikan UMP tersebut dinilai memberatkan para pengusaha.

    Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani mengatakan rata-rata kenaikan UMP dalam lima tahun terakhir mencapai lebih dari 20 persen. Angka tersebut jauh berada di atas kebutuhan hidup layak (KHL).

    "Bayangkan saja UMP rata-rata 20-30 persen. Itu memang berat," katanya di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, 18 Oktober 2019.

    Ia membandingkan upah minimum pekerja di Australia rata-rata sesuai tingkat inflasi. Sementara UMP Indonesia saat ini menggunakan rumus perhitungan inflasi nasional dan pertumbuhan ekonomi nasional.

    "Australia serikat buruhnya kuat sekali, rata-rata sesuai dari inflasi," imbuhnya.

    Menurutnya, upah minimun merupakan jaring pengaman sosial. Bila diintervensi berlebihan, industri dikhawatirkan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) lantaran tidak sanggup membayar upah.

    "Jadi kalau dia terlalu tinggi otomatis si industrinya enggak sanggup mengikuti," pungkas dia.

    Kementerian Ketenagakerjaan sebelumnya menetapkan kenaikan UMP dan UMK di tahun depan sebesar 8,51 persen. Keputusan itu tertuang dalam surat edaran nomor B-M/308/HI.01.00/X/2019 tentang Penyampaian Data Tingkat Inflasi Nasional dan Pertumbuhan Produk Domestik Bruto.

    Melalui Surat Edaran Kementerian Ketenagakerjaan itu, kenaikan UMP dihitung berdasarkan pada data inflasi nasional dan pertumbuhan ekonomi nasional. Rumus kenaikan upah itu pun telah diatur dalam PP Pengupahan Nomor 78 Tahun 2015 pasal 44 ayat (1) dan ayat (2).



    (HUS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id