KPPU Diminta Selidiki Dugaan Kartel Agen Tiket Garuda

    Antara - 28 Desember 2019 10:30 WIB
    KPPU Diminta Selidiki Dugaan Kartel Agen Tiket Garuda
    Ilustrasi. FOTO: Setkab
    Jakarta: Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi) Mardani H Maming meminta Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menyelidiki dugaan monopoli dan kartel penjualan tiket pesawat Garuda Indonesia oleh lima agen, khususnya untuk ibadah umrah.

    "Kita minta KPPU secepatnya turun tangan, menyelidiki dugaan ini. Umat mau ibadah kok tiket pesawat Garuda dimonopoli oleh lima agen ini. Akibatnya harga tiket kemudian menjadi mahal sebab travel-travel kecil ini wajib membeli ke kelima agen itu," katanya, seperti dikutip dari Antara, di Jakarta, Sabtu, 28 Desember 2019.

    Lima agen tersebut diduga telah memblok tiket Garuda untuk rute Middle East Airlines (MEA/umrah) karena reservasi dan pembelian tiket harus lewat agen tersebut. Akibat dari dugaan kartel ini, sejumlah travel umrah merugi. Marginnya semakin kecil sebab konsumen mesti membeli tiket secara berjenjang.

    "Dugaan kita ada indikasi kuat kartel tiket untuk rute MEA atau umrah," ujarnya.

    Selain itu, ungkap Maming, dugaan ini membuat persaingan usaha penjualan tiket atau keagenan berlangsung tidak sehat. Sekaligus juga merugikan konsumen. Tentu diduga melanggar Undang-undang (UU) Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.

    "Misalnya dalam pasal 17 ayat 1 tentang monopoli disebutkan jika pelaku usaha dilarang melakukan penguasaan atas produksi dan atau pemasaran barang dan atau jasa yang dapat mengakibatkan terjadinya praktek monopoli dan atau persaingan usaha tidak sehat," pungkasnya.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id