Kemendag Telusuri Penyebab Harga Gula Tinggi

    Media Indonesia - 29 November 2019 10:34 WIB
    Kemendag Telusuri Penyebab Harga Gula Tinggi
    Ilustrasi. FOTO: dok MI.
    Jakarta: Jelang Natal dan Tahun Baru, Tim Kementerian Perdagangan mulai bergerak di daerah. Di Kota Palangka Raya, Kamis, 28 November 2019, mereka menemukan adanya harga tidak wajar pada komoditas gula.

    "Dari harga eceran tertinggi gula yang ditetapkan pemerintah Rp12.500 per kilogram (kg), di Pasar Besar Palangka Raya, kami menemukan gula curah dijual Rp13 ribu. Sementara gula pabrikan dalam kemasan dijual hingga Rp15 ribu," ungkap Staf Ahli Hubungan Internasional, Kementerian Perdagangan Arlinda.

    Pihaknya masih menelusuri penyebab tingginya harga gula di ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah itu. Kemungkinan kondisi itu terjadi akibat kurang stok, atau rantai pasokan dan distribusi yang tidak lancar.

    Sejumlah komoditas juga mengalami kenaikan harga, di antaranya daging ayam dari Rp25 ribu menjadi Rp43 ribu per kilogram. Sementara bawang merah naik dari Rp25 ribu menjadi Rp30 ribu per kilogram.

    Setelah melakukan penelusuran, ia berjanji akan kembali turun ke Palangka Raya bersama tim pada Desember nanti. Diharapkan tidak ada lonjakan harga kebutuhan pokok.



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id