Boeing 737 Max 8 Dilarang Terbang Bikin Lion Air Rugi Rp287 Miliar

    Annisa ayu artanti - 30 Mei 2019 10:36 WIB
    Boeing 737 Max 8 Dilarang Terbang Bikin Lion Air Rugi Rp287 Miliar
    Lion Air JT610 menggunakan Boeing Max-8. (FOTO: dok Lion Group/Boeing)
    Jakarta: Lion Air Group mengalami kerugian sekitar USD20 juta atau setara Rp287,5 miliar (kurs Rp14.378 per USD). Kerugian ini akibat larangan penerbangan 10 pesawat Boeing 737 Max 8, setelah kecelakaan pesawat yang terjadi di Indonesia dan Ethiopia.

    "Jumlahnya sekitar itu (USD20 juta)," kata Direktur Operasi Lion Air Daniel Putut seperti dikutip dari Antara, Kamis, 30 Mei 2019.

    Maskapai pelat merah Garuda Indonesia sebelumnya juga telah menyatakan kerugian akibat larangan penerbangan Boeing 737 Max 8. Larangan penerbangan satu pesawat Boeing 737 Max 8 itu menyebabkan perusahaan merugi sekitar USD2 juta.

    Putut mengakui pihaknya tengah menunggu keputusan Menteri Perhubungan sebagai badan pengawas nasib pesawat Boeing 737 Max tersebut.

    "Kami menunggu keputusan Kementerian Perhubungan," ujar dia.

    Putut mencatat Lion Air harus mendapatkan persetujuan dari Badan Penerbangan Federal Administrasi Amerika Serikat (FAA) untuk meningkatkan sistem edisi terbaru pesawat Boeing.

    "Untuk meningkatkan armada kita harus mendapatkan persetujuan dari FAA. FAA telah menyetujui, dan regulator kita harus mengikutinya. Kami sedang menunggu prosesnya. Sebagai operator kami menunggu keputusan regulator," jelas dia.

    Adapun pelarangan terbang Boeing 737 Max dilakukan pemerintah untuk memastikan keamanan penerbangan sipil nasional.



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id