3,97 Juta UKM Berjualan Online

    Kautsar Widya Prabowo - 24 April 2018 15:19 WIB
    3,97 Juta UKM Berjualan <i>Online</i>
    UMKM. Ant/Andreas Fitri Atmoko.
    Jakarta: Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah menjelaskan Usaha Kecil Menengah yang telah memanfaatkan pasar online baru mencapai 3,97 juta atau 6,3 persen dari jumlah 60 juta UKM di Indonesia. Angka tersebut terkait target pemerintah yang menargetkan tumbuhnya delapan juta UKM Online pada 2020. 

    Direktur Utama Lembaga Layanan Pemasaran dan Usaha Kecil Menengah (LLP-KUKM) Emilia Suhaimi mengatakan 3,97 juta UKM online saat ini telah berkontribusi 45 persen dari target pemerintah. 

    "Data dari Badan Pusat Stastik pada 2016, pertumbuhan bisnis digital Indonesia dalam 10 tahun terakhir tumbuh sekitar 17 persen dengan total sekitar 26,2 juta pengusaha online. Hal ini merupakan peluang bagi pelaku startup UKM," ujarnya di Mall Thamrin City, Jakarta, Selasa, 24 April 2018

    Ia menambahkan sektor yang paling sering menggunakan media online adalah fashion, makanan minuman, handicraft, alas kaki, herbal & spa dan furniture. 

    Senada dengan itu, Dirjen aplikasi dan informatika Samuel abrijani, menjelaskan pihaknya akan mendorong platform digital untuk dapat mendorong target pemerintah.

    "Saat ini sudah ada 3 juta hampir menuju 4 juta UKM online, ini kita mengajak platfrom digital, jadi bukan hanya tugas pemerintah saja," tuturnya.

    Pemerintah pun telah membantu dengan membangun satelit palapa ring yang ditargetkan selesai awal 2019 dan didukung dengan pembangunan jalan tol yang saat ini tengah gencar dibangun, agar semakin murahnya biaya ongkos kirim. 

    "Sekarang kita mendekati 54 persen bangun infrastruktur palapa ring dari sabang sampai marauke. Belum lagi pelabuhan udara dan laut, supaya ongkos makin murah," tambahnya

    Lebih lanjut Emilia mengatakan, pelaku-pelaku UKM yang belum bertransmigrasi pada media online perlu pendampingan untuk perluasan pasar online, karena kebanyakan dari mereka mengetahui produksi.  

    "Perlu pendampingan, agar kualitasnya bisa masuk dalam pasar online," pungkasnya. 

    Sebelumnya, Kementeriaan Kominfo bersama kementerian lain serta enam marketplace terbesar di lndonesia, yakni Blanja.com, BliBli.com, Bukalapak, Lazada, Shopee, dan Tokopedia, baru saja menyelenggarakan Gerakan "Ayo Berjualan Online". Gerakan nasional yang bertujuan untuk mendorong dan menyadarkan para pelaku UKM untuk segara online dan bisa bersaing di pasar. 

    Gerakan ini akan menjemput para UMKM untuk online dengan melakukan roadshow dengan tidak kurang dari 376 kegiatan di lebih dari 70 kota. Gerakan bersama ini merupakan bentuk dukungan dan keberpihakan kepada UMKM sebagai tulang punggung ekonomi nasional. 



    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id