Erick Thohir: Jangan Ada Monopoli di Pelabuhan Batu Ampar

    Medcom - 18 Februari 2020 17:12 WIB
    Erick Thohir: Jangan Ada Monopoli di Pelabuhan Batu Ampar
    Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Batu Ampar. Foto: Dok. Istimewa
    Jakarta: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Tohir menegaskan revitalisasi Pelabuhan Batu Ampar untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dalam skala besar. Erick memerintahkan BP Batam menginventarisasi keberatan beberapa pelaku usaha logistik di Batam untuk dicarikan solusinya.

    "Jangan sampai operasional pelabuhan dimonopoli segelintir orang. Kalau pelabuhan itu dikembangkan, kapasitas dan kapabilitasnya pasti meningkat, sehingga kapal-kapal besar yang melintasi Selat Malaka bisa melakukan bongkar muat di sana," kata Erick di Jakarta, Selasa, 18 Februari 2020.

    Pengamat maritim Siswanto Rusdi mengatakan pengembangan Pelabuhan Batu Ampar harus dilihat sebagai upaya pembenahan infrastruktur untuk memajukan perekonomian lokal dan nasional. Revitalisasi akan membuat Batu Ampar semakin punya daya saing, mengingat posisinya strategis di Selat Malaka.

    "Ada penolakan sebagian kecil pengusaha logistik di Batam, itu biasa, sebagai konsekuensi logis dari perubahan. Pemerintah harus pandai mengelola perbedaan kepentingan yang ada di sana," kata Siswanto.

    Erick Thohir: Jangan Ada Monopoli di Pelabuhan Batu Ampar
    Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. Foto: MI/Ramdani

    Ketua INSA Batam, Osman Hasyim, sebelumnya menyampaikan kekhawatirannya atas rencana penataan Pelabuhan Batu Ampar yang dinilai akan berimbas pada biaya bongkar muat. Namun, menurut Siswanto, tidak ada yang perlu dikhawatirkan dengan penataan Pelabuhan Batu Ampar.

    ”Harus dipahami, tujuan penataan itu untuk kemajuan bersama,” ujar Siswanto.

    BP Batam menggandeng Pelindo II untuk mengembangkan Pelabuhan Batu Ampar. Rencananya, pengembangan pelabuhan itu mulai dikerjakan Maret 2020. Tahap awal, pengembangan dilakukan dengan memperbaiki infrastruktur serta fasilitas kepelabuhanan, terutama di sisi utara pelabuhan yang berhadapan langsung dengan Singapura. 



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id