Aplikator Transportasi Online Perlu Utamakan Layanan bagi Konsumen

    Eko Nordiansyah - 01 Agustus 2019 21:28 WIB
    Aplikator Transportasi <i>Online</i> Perlu Utamakan Layanan bagi Konsumen
    Ilustrasi. Foto: MI/Ramdani.
    Jakarta: Ketua Komunitas Konsumen Indonesia (KKI) David L. Tobing menyebut, aplikator transportasi online untuk mengutamakan layanan bagi konsumennya. Hal ini menjadi penting dibandingkan aplikator hanya sekedar menawarkan promo dan mengabaikan kenyamanan bagi konsumennya.

    "Regulator harus memantau investor yang membakar uang untuk promo yang tujuannya untuk merebut pasar. Karena ini dapat mengarah pada persaingan yang tidak sehat," kata dia di Jakarta, Kamis, 1 Agustus 2019.

    Menurutnya, para investor perlu mengarahkan investasinya bagi peningkatan kualitas layanan terhadap konsumen daripada untuk melakukan promo jor-joran. Apalagi para konsumen saat ini lebih mengedepankan layanan ketimbang hanya promo semata.

    "Lagipula konsumen sekarang sudah cerdas. Mereka tidak tergiur promo tarif murah saja, tapi lebih memilih layanan mana yang aman dan nyaman bagi mereka," jelas dia.

    Dalam survei KKI bertajuk 'Preferensi Konsumen terhadap Layanan Moda Transportasi Darat Urban di Indonesia' menunjukan preferensi konsumen untuk memilih layanan Gojek mencapai 36 persen dari total responden. Sedangkan pengguna layanan Grab menunjukkan angka 32 persen, dan yang memanfaatkan keduanya mencapai 32 persen.

    Sejumlah faktor mendukung preferensi konsumen untuk lebih memilih brand asal merah putih. Di antara pengguna ojek online, survei menunjukkan layanan Go-Ride dari Go-Jek dinilai lebih aman (56 persen), lebih dapat diandalkan (55 persen), lebih ramah (53 persen), serta lebih nyaman dan bersih (53 persen).

    Pendiri perEMPUan, Rika Rosvianti mengatakan promo yang dilakukan oleh salah satu aplikator transportasi urban justru seringkali memicu pelecehan hak-hak konsumen. Komunitas pemerhati pelecehan seksual di transportasi urban ini menyinggung layanan yang diberikan Grab.

    "Karena membayar sesuai harga promo yang tertera di OVO, mitra pengemudi justru menjadikannya alasan untuk memberi layanan yang tidak sesuai standar, misalnya dengan tidak mengantar sampai tujuan atau dengan mengendarai kendaraannya secara ugal-ugalan," ungkapnya.



    (EKO)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id