Pius Tak Masalah Anggota BPK Terpilih Didominasi Politikus

    Eko Nordiansyah - 27 September 2019 12:28 WIB
    Pius Tak Masalah Anggota BPK Terpilih Didominasi Politikus
    Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terpilih untuk periode 2019-2024 Pius Lustrilanang. FOTO: Medcom.id/Eko Nordiansyah.
    Jakarta: Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terpilih untuk periode 2019-2024 Pius Lustrilanang mengaku tak masalah dengan dominasi politikus di lembaga audit negara tersebut. Menurutnya para anggota BPK akan menjalankan tugas secara profesional karena sudah dipilih oleh DPR.

    "Yang penting kita menjamin kita bekerja secara profesional, tidak memihak, tidak membawa bendera (partai politik)," kata dia ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis, 26 September 2019.

    Dirinya menambahkan, para anggota BPK yang berasal dari partai politik sebelumnya pernah menduduki jabatan sebagai anggota DPR. Dengan fungsi dan tugas yang hampir mirip, Pius tak masalah jika BPK diisi oleh kader partai politik.

    "Saya pikir BPK kan lebih banyak fungsi pengawasan, DPR kan juga menjalankan pengawasan. Saya pikir bisa dikatakan BPK merupakan kepanjangan DPR dalam melakukan pengawasan. Saya pikir enggak ada masalah jika alumni DPR menduduki pimpinan BPK," ungkapnya.

    Asalkan, lanjut dia, setiap anggota BPK yang sudah dipilih harus melepas keanggotannya di partai politik. Bahkan politisi Partai Gerindra ini mengaku sudah menanggalkan jabatannya demi menjaga independensi BPK.

    Dalam rapat paripurna siang tadi, DPR menyetujui lima anggota BPK hasil uji kepatutan dan kelayakan Komisi XI. Kelima nama itu adalah Pius Lustrilanang, Hendra Susanto, Daniel Tobing, Achsanul Qosasi, Harry Azhar Azis.

    Penetapan tersebut dilakukan melalui voting oleh para anggota Komisi XI yang terdiri dari 10 fraksi di Gedung DPR/MPR Senayan, Jakarta, Rabu, 25 September 2019.

    Berdasarkan hasil voting, para anggota BPK terpilih periode 2019-2024 ini mendapatkan suara masing-masing, Pius Lutrilanang sebanyak 43 suara, Daniel Tobing 41 suara, Hendra Susanto 41 suara, Achsanul Qosasi 31 suara, dan Harry Azhar 29 suara.

    Adapun empat dari lima nama anggota BPK berasal dari partai politik. Di antaranya Pius Lustrilanang (Gerindra), Harry Azhar Azis (Golkar), Achsanul Qosasi (Demokrat), dan Daniel Tobing (PDIP). Sementara Hendra Susanto adalah incumbent BPK.



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id