Upaya AP II Menangkal Penyebaran Virus Korona

    Husen Miftahudin - 10 Februari 2020 17:51 WIB
    Upaya AP II Menangkal Penyebaran Virus Korona
    President Director AP II Muhammad Awaluddin (tengah). Foto: Medcom.id/Husen Miftahudin
    Tangerang: PT Angkasa Pura II (Persero) atau AP II siap mencegah penyebaran virus korona ke Indonesia. Terdapat 11 skenario perusahaan untuk mengantisipasi penularan virus tersebut melalui jalur bandara.

    "Komitmen kita Angkasa Pura II diinstruksikan oleh pemerintah bahwa pelabuhan dan bandara adalah menjadi titik kritis untuk mewaspadai masuknya virus korona ke Indonesia. Sehingga bagi kami, operator bandara harus betul-betul serius menyikapi itu. Ada 11 hal yang sudah dilakukan," kata President Director AP II Muhammad Awaluddin di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin, 10 Februari 2020.

    Awaluddin mengakui langkah antisipatif mencegah masuknya virus korona sudah dijalankan perusahaan dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kementerian Kesehatan sejak awal Januari 2020, seiring dengan terbitnya Surat Edaran Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan pada 3 Januari 2020.

    Upaya-upaya pencegahan itu dilakukan di 19 bandara kelolaan AP II. Adapun 11 upaya tersebut adalah mengaktifkan thermal scanner, melengkapi personel dengan thermo gun, melakukan surveillance syndrome, menyediakan lebih banyak hand sanitizer di terminal penumpang pesawat, membagikan masker secara berkala ke komunitas bandara, melakukan simulasi penanganan penumpang pesawat yang terjangkit virus korona.

    Kemudian membentuk Komite Nasional Fasilitasi Udara (FAL Udara), mengaktifkan posko siaga monitoring waspada wabah virus korona di Bandara Soekarno-Hatta, menetapkan prosedur penanganan pesawat yang mengangkut penumpang terjangkit virus korona, menghentikan penerbangan Indonesia-Tiongkok dan sebaliknya, serta memastikan penumpang pesawat yang tiba dengan mengisi health alert card.

    "Sehingga keragu-raguan terhadap bandara yang katanya termal scanner dan pemerikasaan tidak ada, sekarang lihat deh. Harapan kita dengan mekanisme yang telah kita lakukan ini betul-betul dapat mendeteksi dengan cepat, sehingga faktor yang membuat cepat menular melalui bandara itu tidak terjadi," ungkapnya.

    Awaluddin menegaskan pihaknya telah meningkatkan kewaspadaan terhadap mewabahnya virus korona melalui jalur bandara. Ini merupakan standar AP II yang diberlakukan kepada seluruh penumpang, utamanya penumpang dari luar negeri.

    "Bukan hanya dari Tiongkok saja, dan itu memang standar yang sudah kita lakukan. Kita memang belum menolak masuknya penumpang dari negara-negara tertentu, tapi kita tunggu saja, mungkin regulasinya berkembang," tutup Awaluddin.

     



    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id