Korban Gempa Lombok Bangkit dari Kemiskinan Bersama KUBE

    Rosa Anggreati - 08 November 2019 23:04 WIB
    Korban Gempa Lombok Bangkit dari Kemiskinan Bersama KUBE
    Anggota KUBE Taman Trigona merupakan korban gempa Lombok yang mendapatkan bantuan melalui KUBE dari Kemensos (Foto:Dok)
    Jakarta: Program Kelompok Usaha Bersama (KUBE) menjadi salah satu senjata Direktorat Jenderal Penanganan Fakir Miskin (Ditjen PFM) Kementerian Sosial (Kemensos) dalam memerangi kemiskinan. Melalui KUBE, masyarakat miskin didorong untuk menjalankan usaha demi kesejahteraan bersama anggota KUBE.

    KUBE merupakan program bantuan untuk masyarakat miskin yang telah terdata di Basis Data Terpadu (BDT). Selain bertujuan menyejahterakan anggotanya, KUBE juga melatih keterampilan, menambah wawasan, menumbuhkan rasa percaya diri, dan meningkatkan pendapatan.

    Salah satu contoh keberhasilan KUBE dapat dilihat di Dusun Betumping, Desa Sokong, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB).  KUBE Taman Trigona, demikian nama kelompok usaha yang beranggotakan 10 orang itu.

    Mereka adalah Kurniayati, Aharrasidi, Hasanudin, Abnuri, Masjudin, Misdan, Burhanudin, Rusdan, Istikqma, dan Martini. Mereka merupakan korban gempa Lombok yang mendapatkan bantuan melalui KUBE dari Kemensos.

    Anggota KUBE Taman Trigona memiliki latar belakang profesi berbeda-beda. Ada yang menjadi peternak, pedagang, dan menyediakan jasa bangunan.Walau berbeda, di KUBE mereka kompak dan berkomitmen menjalankan usaha ternak ayam petelur.

    Keikutsertaan mereka di KUBE diawali dengan pengajuan proposal kepada Kemensos didampingi oleh pendamping kelompok, Heru. Setelah lolos verifikasi, KUBE Taman Trigona menerima bantuan dari Ditjen PFM sebesar Rp25 juta. Pencairan dilakukan pada Desember 2018, kemudian KUBE mulai dijalankan pada Januari 2019.

    Uang tersebut digunakan sebagai modal awal untuk membeli 177 ekor ayam, 50 kg pakan, 50 kg jagung, dan pembuatan kandang ayam.

    Hasil tak pernah mengkhianati usaha. Ketekunan dan keuletan selama 10 bulan menghasilkan Rp5,4 juta per bulan dengan pemasukan bersih Rp1,5 juta. 

    Korban Gempa Lombok Bangkit dari Kemiskinan Bersama KUBE 

    Salah satu anggota KUBE yang dipercaya menjadi bendahara, Hasanudin, mengatakan KUBE sangat membantu mereka bangkit kembali setelah gempa menerjang. Gempa memorakporandakan lahan pertanian sehingga mereka tak lagi punya pendapatan. 

    Hasanudin yang semula berprofesi petani cokelat, kini bersyukur karena mendapatkan bantuan KUBE. 

    "Dengan adanya usaha KUBE ini pemenuhan kebutuhan sehari-hari sangat terbantu. Kami berharap selalu didampingi oleh Kementerian Sosial dalam menjalankan usaha ternak ayam petelur ini supaya makin berkembang dan maju," ujar Hasanudin.

    Korban Gempa Lombok Bangkit dari Kemiskinan Bersama KUBE 
    Anggota KUBE Taman Trigona, Hasanudin (Foto:Dok)
     
    KUBE dipantau oleh pendamping untuk memastikan KUBE yang telah berjalan akan maju dan berkembang. Pendampingan dilakukan setiap bulan untuk memberikan motivasi kepada peserta KUBE. 

    "Kami mengecek laporan kerja yang dilakukan oleh peserta KUBE. Kami berikan tujuh buku untuk memantau laporan kerja, laporan keuangan, dan laporan harian KUBE," ujar Hari, pendamping KUBE Taman Trigona.



    (ROS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id