Emas Antam Menanjak Jadi Rp779 Ribu/Gram

    Angga Bratadharma - 23 Januari 2020 10:07 WIB
    Emas Antam Menanjak Jadi Rp779 Ribu/Gram
    Ilustrasi. FOTO: MI/RAMDANI
    Jakarta: Harga emas milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan Kamis tercatat menanjak sebesar Rp3.000 dibandingkan dengan hari sebelumnya di posisi Rp776 ribu per gram. Hari ini harga emas Antam berada di posisi Rp779 ribu per gram, sedangkan harga emas dunia melemah karena kuatnya gerak dolar Amerika Serikat (USD).

    Mengutip laman Logam Mulia Antam, Kamis, 23 Januari 2020, pembelian emas dengan ukuran dua gram yang dijual di Gedung Antam dipatok sebesar Rp1,5 juta. Untuk emas batangan dengan ukuran tiga gram dibanderol sebesar Rp2,23 juta. Sedangkan emas batangan dengan ukuran lima gram harganya yakni Rp3,7 juta.
     
    Sedangkan pembelian emas dengan ukuran 10 gram yang dijual di Gedung Antam, harganya yaitu Rp7,3 juta. Kemudian untuk pembelian emas dengan ukuran 25 gram, harganya yaitu Rp18,18 juta. Sedangkan pembelian emas dengan ukuran 50 gram, harganya dibanderol Rp36,25 juta.

    Sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen (untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non NPWP). Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22.
     
    Setiap produk emas batangan Antam LM telah mendapatkan Sertifikat London Bullion Market Association (LBMA) untuk menjamin kualitas dan kemurnian produk. Dilengkapi dengan teknologi CertiEye untuk meningkatkan keamanan produk dengan sertifikat yang menyatu dengan kemasan (khusus pecahan 0,5 gram sampai dengan pecahan 100 gram).
     
    Pembelian mengacu pada harga jual Butik Emas LM, lokasi pengambilan atau pengiriman. Pembayaran dilakukan melalui Virtual Account (VA). Stok dapat berubah sewaktu-waktu, dengan masa validasi VA 45 menit setelah dilakukan order pembelian. Produk emas batangan dapat diambil di Butik Emas LM atau dikirim menggunakan ekspedisi rekanan.

    Emas dunia turun sedikit pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB). Pelemahan terjadi karena sentimen risiko pulih dan dolar menguat setelah kekhawatiran atas virus Tiongkok berkurang. Tetapi ekspektasi kebijakan moneter dovish dari bank sentral global membatasi kerugian emas dan mempertahankan harga di atas USD1.550 per ons.
     
    Harga spot emas turun 0,1 persen menjadi USD1.556,67 per ons. Sementara kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Februari ditutup turun 0,1 persen atau USD1,2 menjadi USD1.556,7 per ons.
     
    "Investor sebenarnya menjual kelebihan posisi, dan itu menjaga harga tetap terbatas. Di sisi lain, kami juga melihat aliran minat (emas) yang stabil, dan pasar saat ini sedang kuat karena modal terlihat melindungi diri dari suku bunga riil negatif di seluruh dunia," kata Ahli Strategi Komoditas TD Securities Daniel Ghali.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id