Go-Jek Dukung Pengembangan Sektor UMKM di Jabar

    Eko Nordiansyah - 26 Mei 2019 18:44 WIB
    Go-Jek Dukung Pengembangan Sektor UMKM di Jabar
    Illustrasi. Dok : AFP.
    Jakarta: Go-Jek menjalin kerja sama dengan pemerintah provinsi Jawa Barat untuk mendukung pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Kerja sama ini juga bertujuan untuk mendukung pembangunan Jawa Barat melalui penguatan potensi ekonomi digital.

    Ketua Dekranasda Jawa Barat Atalia Praratya mengatakan, tantangan yang dihadapi para pelaku UMKM tidak sekadar permasalahan permodalan dan sumber daya manusia, namun juga akses terhadap pemasaran produk. Hal ini sebagaimana masukan dari pelaku wirausaha di Jawa Barat.

    "Dari situ kami berpikir keras, mencari stakeholders yang mampu untuk memudahkan masyarakat memperkenalkan produknya. Ketika saya ngobrol dengan Go-Jek, ini seperti gayung bersambut. Dari Go-Jek berkomitmen untuk membantu pemasaran produknya," ujar Atalia dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu, 26 Mei 2019.

    Saat ini Atalia juga aktif sebagai Ketua Umum Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita-cita (Sekoper Cinta). Melalui program diharapkan perempuan yang putus sekolah bisa mendapat pelatihan, mulai dari mengenali potensi diri, sampai menjadi perempuan mandiri, sehingga mereka bisa mandiri secara ekonomi.

    "Jadi semisal ada seseorang yang bisa bikin pepes atau lasagna di rumah, nanti bisa dipromosikan melalui Go-Jek. Kami sadar Go-Jek saat ini sudah hadir secara nasional. Saya percaya kerja sama ini bisa sangat kuat sehingga kami pun akan sangat terbantu. Bagaimana perempuan-perempuan ini bisa mandiri dengan cara mereka dibantu pemasarannya," jelas dia.

    Asisten Daerah III Provinsi Jawa Barat Dudi Sudrajat Abdurachim menambahkan, Jawa Barat sudah memulai sejak lama mencetak wirausaha baru. Di periode Gubernur Ridwan Kamil saat ini, fokusnya tak sekedar mencetak namun juga membuat wirausahawan bisa naik kelas.

    "Saya sempat berdiskusi dengan tim dari Go-Jek dan mendengar adanya program Go-Jek Wirausaha yang bertujuan menaikkelaskan atau men-scale-up wirausahawan. Adanya kerja sama antara Pemprov Jawa Barat dan Go-Jek ini, diharapkan bisa menggarap dari segi kualitas wirausahawan untuk bisa naik kelas," ungkapnya.

    Regional Head Corporate Affairs GOJEK, Wildan Kesuma mengatakan, Go-Jek Wirausaha memberikan peluang bagi UMKM untuk bisa berkembang. Berbagai pelatihan yang diberikan akan membuat mereka juga mendapatkan kemudahan akses bergabung di Go-Jek agar bisa naik kelas dengan masuk ke dunia digital.

    "Para UMKM yang sudah mengikuti pelatihan untuk masuk ke ekonomi digital lewat platform Go-Jek. Setelah pelatihan, UMKM dapat mendaftarkan usahanya ke dalam platform Go-Food, Go-Pay serta Arisan Mapan. Hal ini menjadi nilai tambah agar para pelaku UMKM bisa langsung memasarkan, menjual, dan mengembangkan usahanya secara digital," kata dia.

    Sosialisasi Go-Pay

    Selain Go-Jek, Go-Pay juga memberikan berbagai kemudahan untuk menghadirkan ekosistem pembayaran non-tunai. Head of Sales GO-PAY Arno Tse mengatakan, pihaknya terus berupaya untuk memberdayakan perekonomian masyarakat lokal melalui teknologi.

    "Di Jawa Barat sendiri, GO-PAY sudah bisa digunakan untuk bertransaksi dengan para pelaku UMKM di Cibadak, pembelian tiket Bandung Tour on Bus (Bandros), serta bersedekah digital di sejumlah masjid di Jawa Barat seperti Masjid Salman ITB, Masjid Andalusia Bogor, dan Masjid Adz-Dzikra di Sentul, Jawa Barat," pungkasnya.



    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id