comscore

Kementan Segera Terbitkan Relaksasi Impor Sapi Bakalan

Dian Ihsan Siregar - 21 Desember 2016 17:56 WIB
Kementan Segera Terbitkan Relaksasi Impor Sapi Bakalan
illustrasi. MI/Bary Fathahilah.
medcom.id, Jakarta: Kementerian Pertanian (Kementan) bakal segera menerbitkan aturan terkait relaksasi impor sapi bakalan. ‎

Aturan relaksasi tersebut mengenai peningkatan bobot sapi. Seperti mengutip Peraturan Menteri Pertanian Nomor 7 Tahun 2008, bahwa izin impor sapi bakalan diperboleh dengan berat maksimum sapi 350 kilogram (kg).
baca : Kemendag Sudah Keluarkan Izin Impor Sapi Bakalan 142 Ribu Ekor

"Semalam sudah di bahas (aturan relaksasi), mungkin dalam Minggu ini Pak Dirjen (Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan) selesaikan. Jangan sampai 1 Januari. Sebelum Januari 2017 kita sudah tanda tangan," ucap Menteri Pertanian Amran Sulaiman, ditemui di Gedung Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu (21/12/2016).

Amran menyebutkan, aturan relaksasi tersebu dalam rangka menstabilkan harga. Kestabilan harga membuat harga daging yang ada di pasar tradisional bisa dijangkau oleh masyarakat. 

Selama ini, bilang Amran, ‎dalam menggemukkan impor sapi bakal seberat 350 kg perlu waktu selama 3-4 bulan. Ukuran berat tersebut sesuai dengan yang dipotong sekitar 550 kg. Selama menggemukan sapi, menurut Amran, waktu yang dibutuhkan tersebut membuat harga daging sapi terkerek tajam. 

"Target kita kan menyediakan protein dengan harga yang murah. Melalui relaksasi kita ingin tingkatkan protein dan stabilkan harga. Regulasi ini dikeluarkan untuk memenuhi kebutuhan rakyat, sehingga petani dan konsumen juga untung," pungkas Amran.




(SAW)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id