OJK Catat Kredit Tumbuh 12,9% di 2018

    Annisa ayu artanti - 11 Januari 2019 20:33 WIB
    OJK Catat Kredit Tumbuh 12,9% di 2018
    Ketua DK-OJK Wimboh Santoso (Foto: OJK)
    Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pertumbuhan kredit di industri perbankan mencapai 12,9 persen selama 2018. Pertumbuhan ini meningkat signifikan dibandingkan dengan capaian pertumbuhan kredit pada 2017 yang hanya mencapai 8,24 persen.

    Ketua Dewan Komisioner (DK) OJK Wimboh Santoso membenarkan pada 2018 tercatat intermediasi sektor keuangan dapat terjaga dengan baik, seperti angka pertumbuhan kredit perbankan yang terus melanjutkan tren peningkatan sebesar 12,9 persen. Demikian juga kinerja intermediasi lembaga pembiayaan, yang diperkirakan tumbuh di sekitar enam persen,

    "Akselerasi kredit dan pembiayaan diikuti dengan profil risiko kredit yang terjaga," tutur Wimboh, saat membuka Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2019, di Jakarta, Jumat malam, 11 Januari 2018.

    Rasio gross Non Performing Loan (NPL) perbankan dalam tren menurun sebesar 2,37 persen (net 1,14 persen) dan rasio NPF sebesar 2,83 persen (net 0,79 persen). Dalam hal ini, Wimboh tidak menyangka dengan pertumbuhan kredit tahun lalu tersebut rasio kredit macet dapat terjaga baik. "Akhirnya NPL bisa turun di bawah 2,5 persen," sebut dia.

    Sementara untuk likuiditas, Wimboh menjelaskan, likuiditas di industri perbankan cukup memadai meskipun rasio kredit terhadap simpanan atau Loan to Deposit Ratio (LDR) meningkat menjadi 92,6 persen. Hal ini dilihat dari excess reserve perbankan yang tercatat sebesar Rp529 triliun.

    "Jangan khawatir kita ada bank sentral yang memang secara skill full mengelola likuiditas pasar dengan berbagai instrumen yang diciptakan. Jadi ini ibaratnya menteri perairan, kalau kurang air maka akan digrojokin. Jangan khawatir. Tinggal nanti mohon diinfokan area mana yang perlu likuiditas tambahan maka kita siap melakukan itu," tutur dia.

    Sedangkan untuk rasio alat likuid terhadap non core deposit dan Liquidity Coverage Ratio (LCR), Wimboh menyebutkan, masing-masing sebesar 102,5 persen dan 184,3 persen. Angka ini jauh di atas threshold masing-masing sebesar 50 persen dan 100 persen.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id