Legislator Desak Kapolri Periksa Gudang Mafia Bawang Putih

    Husen Miftahudin - 07 Februari 2020 14:11 WIB
    Legislator Desak Kapolri Periksa Gudang Mafia Bawang Putih
    Ilustrasi bawang putih -- Antara/ Arista Romadhoni
    Jakarta: Anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan mendesak Kapolri untuk memeriksa gudang-gudang importir. Hal ini lantaran harga jual bawang putih merangkak di atas harga eceran tertinggi (HET) Rp32 ribu per kilogram (kg).

    "HET Rp32 ribu per kg tapi dijual Rp50 ribu sampai Rp70 ribu per kilogramnya. Kapolri harus mengaktifkan atau mengefektifkan kembali Satgas Pangan, tangkap kartel dan mafia bawang putih," pinta Arteria dalam keterangannya, Jumat, 7 Februari 2020.

    Arteria prihatin dan kecewa masalah bawang putih terus terulang setiap tahun. Ia menduga kenaikan harga bawang putih ini imbas pasokan yang ditahan importir nakal demi mendapatkan keuntungan.

    Di Pasar Kramat Jati misalnya, harga bawang putih berkisar antara Rp50 ribu hingga Rp60 ribu per kg. Sementara di pasar tradisional Cileungsi, Bogor sudah mencapai Rp70 ribu per kg.

    Menurut Arteria, modal importir yang membeli bawang putih dari Tiongkok sekitar Rp20 ribuan per kg. Itu pun sudah termasuk biaya impor, transportasi, dan lainnya.

    Bila dijual dengan harga Rp55 ribu per kg dengan kebutuhan 40 ribu ton hingga 45 ribu ton per bulan, kalkulasinya, keuntungan yang diperoleh kartel bawang sudah mencapai Rp1,5 triliun.

    "Ini permainan biadab, margin yang diperoleh tidak berperikemanusiaan kalau sampai harganya Rp50 ribu, apalagi Rp70 ribu per kilogramnya," ketus Arteria.

    Dikatakannya, HET bawang putih ditentukan Kementerian Perdagangan (Kemendag) sebesar Rp32 ribu per kg. Dengan modal hanya Rp20 ribuan per kg, seharusnya importir menjual di kisaran harga Rp25 ribu hingga Rp26 ribu per kg.

    "Itu baru keuntungan yang wajar, tapi ini kan tidak. Ini harus ada sanksi yang tegas karena urusan perut rakyat," pungkas Arteria.



    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id