UMKM Aceh Ekspor Bambu ke Turki

    Antara - 24 Februari 2020 19:36 WIB
    UMKM Aceh Ekspor Bambu ke Turki
    Ilustrasi Turki. Foto : AFP.
    Banda Aceh: Pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Aceh bekerja sama dengan pengusaha Malaysia asal Aceh mulai mengekspor bambu ke Turki.

    "Untuk tahap awal, kami mengekspor satu kontainer bambu ke Turki, melalui Pelabuhan Belawan, Sumatra Utara. Ke depan, kami akan upayakan mengekspornya melalui pelabuhan di Aceh," kata Muhammad Iqbal, pelaku UMKM, di Banda Aceh, dikutip dari Antara, Senin, 24 Februari 2020.

    Muhammad Iqbal menyebutkan dirinya bekerja sama dengan seorang pengusaha bunga dan dekorasi dari Malaysia, Safrina Ilyas, yang merupakan warga Aceh asal Sawang, Aceh Utara.
    Menurut Muhammad Iqbal, ekspor bambu tersebut merupakan yang perdana. Di Turki, sudah ada pembeli yang menunggu. Selain di Turki, bambu Aceh tersebut diupayakan dipasarkan di Eropa.

    "Ke depan, tidak hanya bambu yang diekspor, tetapi juga komoditas lainnya seperti pinang, kopi, dan lainnya. Kami upayakan pelabuhan ekspornya dari Aceh, terutama Pelabuhan Krueng Geukueh, Kota Lhokseumawe," kata Muhammad Iqbal.

    Menyangkut dengan perizinan, Muhammad Iqbal mengatakan pihaknya tidak mendapat hambatan. Proses perizinan ekspos mendapat atensi dari bea cukai maupun karantina.

    "Kami berharap dengan adanya ekspor bambu tersebut akan meningkatkan perekonomian masyarakat. Apalagi di Aceh banyak tanaman bambu, belum memberi nilai ekonomi tinggi bagi masyarakat," kata Muhammad Iqbal.

    Safrina Ilyas, pengusaha Malaysia asal Aceh, mengatakan dirinya sudah dihubungi pembeli bambu di Turki. Bambu tersebut bahan baku dekorasi termasuk perabotan rumah tangga.

    "Bambu Aceh tidak kalah kualitasnya dari Tiongkok yang merupakan pemasok bambu dunia. Ke depan, kami tidak hanya mengekspor ke Turki, tetapi juga negara-negara lain di Timur Tengah," kata Safrina.

    Menurut dia, di Aceh banyak tanaman bambu. Namun, keberadaannya belum memberi nilai ekonomi bagi masyarakat Aceh. Dengan adanya ekspor bambu tersebut, diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.

    "Aceh memiliki banyak komoditas ekspor. Tidak hanya bambu, tetapi juga pinang, dan lainnya. Ekspor bambu ini untuk membuka hubungan dagang langsung UMKM di Aceh ke luar negeri," kata Safrina Ilyas.



    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id