OJK Sebut Banyak Negara Iri dengan Indonesia

    Annisa ayu artanti - 26 Oktober 2019 07:37 WIB
    OJK Sebut Banyak Negara Iri dengan Indonesia
    Ilustrasi. FOTO: MI/RAMDANI
    Lombok: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengklaim beberapa negara tetangga cemburu dengan kondisi pasar modal Indonesia. Kondisi tersebut bukan tanpa alasan lantaran beberapa indikator menyatakan pasar modal Indonesia lebih baik daripada negara tetangga di saat kondisi ekonomi dunia tidak stabil.

    "Kita mungkin sekarang yang paling baik pertumbuhannya, dan dicemburui oleh negara-negara tetangga. Karena saat ini di tengah kondisi global yang sangat dinamis dan kita masih tumbuh signifikan," kata Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hoesen, di Lombok, NTB, Jumat, 25 Oktober 2019.

    Hoesen menyebutkan beberapa indikator yang dimaksud di antaranya jumlah perusahaan. Jumlah perusahaan tercatat hingga 18 Oktober 2019 sudah mencapai 41 perusahaan. Sementara Singapura baru mencapai 11 perusahaan.

    Lalu dari sisi jumlah investor, tercatat hingga 23 Oktober 2019 sudah mencapai 2,285 juta investor. Investor saham telah mengalami peningkatan hampir dua kali lipat yakni 194 persen sejak 2014. Kemudian investor reksa dana mengalami peningkatan hampir tiga kali lipat atau sebanyak 345 persen sejak 2014 menjadi sebanyak 1,5 juta investor.

    Lalu, investor Surat Berharga Negara (SBN) mengalami peningkatan hampir tiga kali lipat sebanyak 276 persen sejak 2014 menjadi 304.321 investor.  "Jadi pertumbuhan investor dan emiten di beberapa negara kawasan sendiri sangat terbatas," ungkap Hoesen.

    Otoritas berharap jumlah emiten dan investor terus bertambah setiap tahun. Otoritas akan masif melakukan literasi dan edukasi pasar modal kepada calon emiten dan calon investor. "Kita juga sedang mengupayakan pertumbuhan emiten dan investor lebih banyak lagi di tahun mendatang," pungkas Hoesen.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id