Bisnis Busana Muslim di Jakarta Makin Menguntungkan

    17 Maret 2019 11:01 WIB
    Bisnis Busana Muslim di Jakarta Makin Menguntungkan
    Illustrasi. Medcom/Theo.
    Jakarta: Bisnis busana muslim di Jakarta makin menguntungkan akibat perubahan gaya hidup masyarakat Ibu Kota, yang semakin religius dan tercermin dari pakaian ala muslim.

    "Bisnis busana hijab ini kami mulai dengan menyewa satu lapak dan terus berkembang hingga saat ini kami memiliki tiga toko di Thamrin City," ujar Yanti, salah seorang pebisnis busana muslim di Pusat Perbelanjaan Thamrin City dikutip dari Antara, Minggu, 17 Maret 2019.

    Diakuinya, turun dan naik bisnis busana muslim memang hal biasa, namun hingga saat ini dirinya optimis usahanya akan terus berkembang.

    "Kami menjaga kualitas barang dan model yang sedang tren digemari seperti model hijab pashmina dan kerudung segi empat laser cut yang ditaburi swarovski dengan harga yang terjangkau oleh berbagai kalangan," katanya.

    Menurut Yanti, pelanggan yang datang berbelanja atau memesan barang untuk dikirim, tidak hanya dari Pulau Jawa tetapi juga Sumatera dan Kalimantan serta luar negeri seperti Malaysia, Singapura, dan Brunei.

    "Kami punya pelanggan setia dan terus datang membeli atau memesan barang untuk dikirim," tukasnya

    Bisnis hijab atau busana muslim diakuinya, biasanya ramai ketika menjelang Puasa dan hari raya Lebaran ditandai dengan meningkatnya pembelian baik untuk kebutuhan sendiri ataupun untuk dijual kembali di dalam atau luar negeri.

    "Kalau di saat ramai-ramainya, kami bisa mendapatkan omzet hingga Rp500 juta per bulan," ungkap Yanti yang sebelumnya berjualan di Pasar Tanah Abang Jakarta Pusat.

    Bisnis busana muslim, yang makin menguntungkan juga dikemukakan Rahmat Akbar, pemilik toko busana muslim di kawasan Jakarta Pusat. Dia menilai masyarakat Indonesia makin menggemari busana muslim khususnya baju-baju gamis.

    Kegemaran memakai busana muslim membuat bisnis busana muslim semakin bergairah dengan banyaknya permintaan dan pembeli yang datang berbelanja ke tokonya. Usaha bisnis busana muslim yang digeluti sejak 10 tahun terakhir terus mengalami kemajuan dan meraih keuntungan selama ini.

    "Apalagi, sekarang ini masyarakat Indonesia khususnya umat Muslim semakin menggemari busana muslim dan terus mengikuti perkembangan model model terbaru dari busana muslim," jelas dia.

    Ia menyediakan model-model baju gamis bahan Toyobo, bahan ATY, dan Syar'i bahan Risty Crepe dan ATY. Adapun harga baju muslim dijual antara Rp60 ribu hingga Rp350 ribu per baju.

    "Rata-rata dalam sebulan kami bisa mendapat omzet sebesar Rp300 juta," ungkap Rahmat yang memiliki dua toko busana muslim.

    Rahmat menjelaskan ramainya pembelian busana muslim juga terjadi karena masyarakat kini semakin terbiasa mengenakan busana muslim pada acara-acara resmi selain acara pengajian serta dipakai untuk seragam umrah.



    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id