Kinerja Direksi PT Pos Dievaluasi Kementerian BUMN

    Suci Sedya Utami - 06 Februari 2019 17:23 WIB
    Kinerja Direksi PT Pos Dievaluasi Kementerian BUMN
    Pos Indonesia. Dok: MI.
    Jakarta: Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) merespons aksi unjuk rasa dan tuntutan karyawan PT Pos lndonesia yang tergabung dalam Serikat Pekerja Pos Indonesia Kuat Bermartabat (SPPl-KB) yang meminta pergantian  direksi.

    Dalam negosiasi bersama perwakilan SPPI-KB yang berlangsung selama kurang lebih tiga jam tersebut, Kementerian BUMN belum bisa mengabulkan tuntutan langsung saat ini juga. 

    Namun Kepala Bidang 1B Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN, Mahmud mengatakan direksi diangkat untuk waktu lima tahun dan bisa diperpanjang apabila berkinerja baik, namun bisa juga diganti sewaktu-waktu apabila berkinerja buruk.

    "Kewenangan kami menampung, dan kita sudah terima aspirasinya dan akan kita laporkan ke atasan," kata Mahmud di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Rabu, 6 Februari 2019.

    Dalam kesempatan yang sama Kepala Bagian Humas dan Protokol Kementerian BUMN Ferry Andrianto mengatakan pihaknya telah menerima aspirasi yang diutarakan oleh para serikat pekerja. Ia pun menjanjikan akan ada solusi dari negosiasi tersebut hanya saja butuh proses.

    "Proses, evaluasi sudah berjalan, mudah-mudahan masalah waktu saja," kata Ferry.

    Sebelumnya, Ribuan karyawan PT Pos Indonesia memblokade jalan raya Medan Merdeka Selatan di depan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Akibat hal tersebut arus lalu lintas kendaraan menuju Jalan MH Thamrin mengalami kemacetan.

    Aksi tersebut dilakukan lantaran alotnya negosiasi antara SPPI-KB dengan pihak Kementerian BUMN terkait permintaan untuk mengganti direksi PT Pos Indonesia. Para demonstran yang turun ke jalan meminta agar Menteri BUMN Rini Soemarno bersama perwakilan SPPI-KB yang sedang berunding keluar gedung dan menyampaikan hasil negosiasi.

    "lbu menteri, untuk perubahan yang lebih baik jangan terlalu lama bernegosiasi. Hanya satu yang kami minta pergantian direksi," kata salah satu orator Iwan.


     

    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id