comscore

Mandiri Investasi Gandeng StanChart Luncurkan Reksa Dana Pasar Uang

Husen Miftahudin - 22 Mei 2019 14:13 WIB
Mandiri Investasi Gandeng StanChart Luncurkan Reksa Dana Pasar Uang
Direktur Utama Mandiri Investasi Alvin Pattisahusiwa (tengah) dan CEO Standard Chartered Bank Indonesia Rino Donosepoetro (kanan). (FOTO: dok Mandiri Investasi)
Jakarta: PT Mandiri Manajemen Investasi (Mandiri Investasi) bersama Standard Chartered Bank Indonesia (SCBI) meluncurkan produk reksa dana pasar uang dengan likuiditas lebih tinggi. Bernama Reksa Dana Mandiri Investa Pasar Uang 2 atau MIPU 2, produk ini punya fitur pencairan dana (redemption) di hari yang sama atau disebut T+0.

"Kelebihan lainnya, reksa dana ini bisa dibeli hanya dengan Rp10 ribu. Sehingga investasi ini dapat dijangkau investor pemula yang ingin mulai berinvestasi dengan tingkat risiko rendah," kata Direktur Utama Mandiri Investasi Alvin Pattisahusiwa dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Rabu, 22 Mei 2019.
Alvin menjelaskan, MIPU 2 berbeda dengan reksa dana pasar uang konvensional di pasar. Sebab, produk ini menawarkan tingkat likuiditas yang lebih tinggi lewat fitur T+0. Fitur T+0 ini dapat dilakukan melalui strategi pengelolaan MIPU2 yang berinvestasi pada instrumen pasar uang, sehingga dana hasil order transaksi penjualan unit (redemption) investor yang akan dikreditkan oleh bank kustodian ke rekening bank nasabah bisa dilakukan di hari yang sama.

Redemption dilakukan dengan cut-off-time order transaksi jual pada pukul 10.00 WIB. Investor akan mendapatkan dana hasil penjualan unit penyertaan dengan Nilai Aktiva Bersih pada hari yang sama.

"Produk ini sangat inovatif dikarenakan likuiditasnya yang sangat tinggi dengan waktu transaksi T+0 dan investasinya sangat terjangkau dan mudah dilakukan. Produk Reksa Dana T+0 ini baru pertama kalinya diluncurkan di pasar modal Indonesia," tegas Alvin.

Sebagai pembanding, kata Alvin, saat ini dana dari hasil pencairan unit reksa dana pada umumnya baru dapat diterima oleh investor pada satu (T+1) sampai tiga hari (T+3) setelah pencairan dilakukan. "Dengan demikian, fitur pencairan T+0 yang ditawarkan MIPU2 merupakan aspek yang sangat menarik bagi calon investor," tutur Alvin.

Sementara, CEO Standard Chartered Bank Indonesia Rino Donosepoetro menyatakan komitmennya untuk terus berinovasi dengan terobosan produk dan layanan yang menjawab kebutuhan dan dinamika masyarakat.

"Kami senang sekali dapat menjadi mitra strategis Mandiri Investasi dalam meluncurkan reksa dana pertama di Indonesia dengan fitur T+0. Kemitraan ini merupakan bukti nyata peran kami dalam turut mengembangkan investasi di industri pasar modal Indonesia, khususnya untuk pasar ritel. Ini juga sejalan dengan salah satu visi kami yaitu untuk menjadi bank kustodian nomor satu di Indonesia," ungkap Rino.

Saat ini, produk MIPU2 hadir di online platform milik Mandiri Investasi yaitu MOINVES dan akan juga segera diluncurkan di beberapa partner Agen Penjual Reksa Dana (APERD) terpilih.

Dalam waktu dekat. Mandiri Investasi akan bekerja sama dengan beberapa platform online ternama di Indonesia untuk menyasar digital wallet guna mengoptimalkan dana-dana idle para pengguna melalui produk MIPU2 ini.


(AHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id