Pengusaha Swasta Ungkap Alasan Malas Investasi di Jalan Tol

    Annisa ayu artanti - 29 Oktober 2019 19:58 WIB
    Pengusaha Swasta Ungkap Alasan Malas Investasi di Jalan Tol
    Ilustrasi. Foto : Medcom/Kuntoro.
    Jakarta: Pengusaha swasta membeberkan banyak alasan yang selama ini membuat swasta sering maju mundur dalam berinvestasi di jalan tol.

    "Saya menyebutnya partisipasi swasta sedang mengalami inersia. Inersia itu adalah sedang berayun-ayun. Kadang maju, kadang mundur. Kadang mood investasi ada, kadang takut. Ini yang sedang terjadi dalam partisipasi swasta di jalan tol," kata Direktur PT Astra Tol Nusantara Kris Ade Sudiyono mengawali pembicaraan di Menara Kadin, Jakarta, Selasa, 29 Oktober 2019.

    Kris menyampaikan salah satu alasan mendasar adalah persepsi masyarakat dan publik ketika pembangunan jalan tol dilimpahkan ke swasta. Masyarakat selalu beranggapan ketika swasta membangun jalan tol, rakyat tidak mendapatkan apa-apa dan hanya menjadi penonton. Contohnya polemik jalan tol di Yogyakarta.

    "Semua pihak mempersepsikan barang publik itu disiapkan oleh pemerintah," ucap dia.

    Kemudian dari sisi teknis, Kris menyebutkan alasan swasta ogah-ogahan masuk ke investasi jalan tol adalah belum tuntasnya anteseden dan konteks kolaborasi Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

    "Belum tuntasnya antesenden umum mengenai sumber daya, mandat instusional, kondisi infrastuktur di lapangan. Komunikasi ini belum sampai jelas ke rakyat," tutur dia.

    Lalu ketidakseimbangan kapabilitas kolaboratif antara swasta dan pemerintah. Serta daya tarik struktur binsis dan valuasi proyek. Menurutnya, sudah jelas ketika perhitungan valuasi jalan tol lebih besar, investor akan beralih untuk investasi di sektor yang valuasi proyeknya lebih rendah.

    "Kemudian yang terakhir daya tarik bisnis itu sendiri. Valuasi jalan tol saat ini sangat mahal. Jadi sebagai investor punya pilihan di jalan tol atau listrik atau tempat lain. Jadi kalau valuasi tinggi, daya tarik jalan tol lambat," tukas dia.




    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id