Temuan BPK, Kerugian Jiwasraya Capai Rp27,2 Triliun

    Eko Nordiansyah - 08 Januari 2020 16:12 WIB
    Temuan BPK, Kerugian Jiwasraya Capai Rp27,2 Triliun
    Asuransi Jiwasraya. Foto : IST.
    Jakarta: Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan adanya manipulasi laporan keuangan oleh PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Hal ini sebagaimana investigasi BPK terhadap Jiwasraya yang telah dilakukan sejak 2010-2019 dengan dua kali pemeriksaan yaitu dengan tujuan tertentu di 2016 dan pemeriksaan investigasi pendahuluan di 2018.

    Ketua BPK Agung Firman Sampurna mengatakan permasalahan Jiwasraya sudah terjadi sejak 2016 lalu. Pada saat itu perusahaan telah mencatatkan laba, padahal laporan keuangan tersebut seharusnya mengalami kerugian.

    "Namun laba tersebut sebenarnya laba semua sebagai akibat dari rekayasa akuntansi atau window dressing, sebenarnya perusahaan telah mengalami kerugian," kata dia di Gedung BPK, Jakarta Pusat, Rabu, 8 Januari 2020.

    Pada 2017, Jiwasraya kembali membukukan laba sebesar Rp360,3 miliar. Namun sayangnya hasil pemeriksaan BPK menghasilkan opini tidak wajar akibat adanya kekurangan pencadangan sebesar Rp7,7 triliun.

    "Jika pencadangan dilakukan sesuai ketentuan seharusnya perusahaan menderita kerugian. Pada 2018 PT AJS membukukan kerugian unaudited sebesar Rp15,3 triliun dan sampai September 2019 diperkirakan rugi Rp13,7 triliun," jelas dia.

    Sementara sampai dengan November 2019, Jiwasraya diperkirakan mengalami negatif equity sebesar Rp27,2 triliun. Kerugian itu terutama terjadi karena Jiwasraya karena menjual produk JS Saving Plan dengan cost of fund yang sangat tinggi di atas bunga deposito dan obligasi yang dilkukan scara masif sejak 2015.

    "Dana dari JS Saving Plan tersebut di investasikan pada instrumen saham dan reksa dana yang berkualitas rendah sehingga mengakibatkan adanya negatif separated. Pada akhirnya hal ini mengakibatkan tekanan likuiditas pada PT AJS yang berujung pada gagal bayar," pungkasnya.



    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id