Menko Darmin: Pencucian Uang Rawan Terjadi di Fintech - Medcom

    Menko Darmin: Pencucian Uang Rawan Terjadi di Fintech

    Annisa ayu artanti - 04 September 2019 15:37 WIB
    Menko Darmin: Pencucian Uang Rawan Terjadi di <i>Fintech</i>
    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution Foto : Setkab.
    Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyebutkan salah satu tantangan perkembangan financial technology saat ini adalah risiko pencucian uang (money laundry). Hal itu disampaikan Darmin dalam Indonesia Fintech Forum 2019. Ia menyebutkan penyalahgunaan data pribadi membuka ruang risiko pencucian orang oleh sejumlah oknum.
     
    "Perlu diperhatikan kemungkinan penyalahgunaan data pribadi. Fintech juga tentang dengan risiko pencucian uang," kata Darmin di Gedung Dhanapala, Jakarta, Rabu, 4 September 2019.

    Darmin mengatakan perlu dukungan pemerintah dan otoritas untuk menyeimbangkan antara mitigasi risiko dan pengembangan potensi inovasi para pelaku fintech. Apalagi, di zaman sekarang fintech merupakan salah satu industri ampuh untuk mendorong inklusi keuangan. 

    "Dukungan pemerintah dan otoritas perlu untuk pengembangan fintech ini," jelas Darmin.

    Di tempat yang sama, Deputi Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Institute dan Keuangan Digital Sukarela Batunanggar mengatakan otoritas sudah menyampaikan kepada para pelaku fintech mengenai potensi pencucian uang.

    Fintech diminta lebih jeli untuk mengenali para nasabah dan penyuntik dana sebelum memasukan data. Ia menyebutkan fintech bisa melakukan verifikasi identitas, mengonfirmasi asal dana atau penggunaan dana yang diajukan.

    "Fintech harus memenuhi know your customer untuk entry," sebut Sukarela.

    Jika terjadi suatu hal yang mencurigakan, fintech bisa mengadukan ke Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi. "Harus jelas dasarnya, kalau mencurigakan suspected harus dilaporkan ke PPATK," pungkas Sukarela.




    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id