Sukses Bertani Toge di Rumah, Mas Toge Terbantu KUR BNI

    M Studio - 16 Februari 2020 22:31 WIB
    Sukses Bertani Toge di Rumah, Mas Toge Terbantu KUR BNI
    Setelah mendapatkan permodalan murah dari BNI melalui produk KUR, Heri Kiswanto dapat meningkatkan hasil produksi dari 1 kuintal menjadi 2 kuintal toge per hari (Foto:Dok.BNI)
    Bogor: Di mana ada kemauan, di situ ada jalan. Ungkapan ini cocok untuk menggambarkan sukses yang kini diraih petani toge Heri Kiswanto.

    Pria yang tinggal di Bogor, Jawa Barat, ini dikenal oleh masyarakat sekitar dengan nama panggilan Mas Toge, sesuai dengan pekerjaannya sehari-hari sebagai petani toge.

    Heri boleh dibilang bermental baja. Keterbatasan lahan tak membuatnya putus asa menanam toge. Dia bertani di lantai satu rumahnya dengan metode khas yang tidak membutuhkan lahan luas.

    "Tanaman toge tidak dapat terkena matahari secara langsung. Jadi saya dapat menanamnya di lantai satu rumah saya yang lahannya tidak begitu luas. Tanaman toge hanya perlu kebersihan air dan tangan dari yang mengelolanya," ujar Heri mengungkapkan tips sukses bertani toge.

    Proses penanaman toge terbaik menurut Heri adalah pada tengah malam, agar hasilnya optimal. Hasil kerja keras Heri berbuah manis karena harga toge cukup tinggi.

    Heri masih ingat pada awal merintis bertani toge, ia hanya mengandalkan pembiayaan pribadi (self-financing). Saat itu, Heri memproduksi 1 kuintal toge per hari. 

    Setelah mendapatkan permodalan murah dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) melalui produk KUR (Kredit Usaha Rakyat), Heri menghasilkan 2 kuintal toge per hari.

    Sukses Bertani Toge di Rumah, Mas Toge Terbantu KUR BNI
    Setelah memeroleh permodalan murah KUR BNI, Heri dapat meningkatkan produksi toge (Foto:Dok.BNI) 

    "Pelayanan BNI sangat ramah dan sistem digitalnya memudahkan saya untuk membayar cicilan per bulan," ujar Heri. 

    Peningkatan usaha toge Heri menjadi bagian dari penyaluran KUR BNI. Pada periode Januari 2020 BNI telah menyalurkan Rp1,6 triliun, atau meningkat 20 persen dibandingkan penyaluran Januari 2019.

    Setelah togenya dipanen, Heri memasarkan sendiri ke 21 lapak yang tersebar di Pasar Bogor, Pasar Seketeng, Pasar Sukasari, Pasar Merdeka, Pasar Presiden, dan Pasar Jambu Dua di Bogor. 

    Sukses bisnis toge Heri tak hanya dinikmatinya seorang diri, namun juga menjadi berkah bagi tiga pegawai Heri. Pedagang kacang hijau pun secara tak langsung ikut kecipratan sukses Heri. Sebab, untuk menghasilkan 8 kilogram toge, Heri perlu 1 kilogram kacang hijau. Jika yang diproduksi mencapai 2 kuintal, Heri memerlukan 200 kilogram kacang hijau.

    (ROS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id