Jiwasraya Klarifikasi Total Investasi Perusahaan Benny Tjokro

    Annisa ayu artanti - 21 Februari 2020 13:08 WIB
    Jiwasraya Klarifikasi Total Investasi Perusahaan Benny Tjokro
    Ilustrasi Gedung Jiwasraya. Foto: MI/Ramdani.
    Jakarta: Manajemen PT Asuransi Jiwasraya (Persero) meluruskan pemberitaan yang berkembang mengenai total investasi di saham perusahaan milik Benny Tjokrosaputro (BT) dan Heru Hidayat (HH).

    Melalui Sekretaris Perusahaan Asuransi Jiwasraya Budiyono, perseroan mengatakan total investasi di saham perusahaan milik Benny Tjokrosaputro tidak mencapai Rp13 triliun.

    "Manajemen Jiwasraya tidak pernah menyebut dan memberikan data mengenai adanya aset investasi Jiwasraya senilai Rp13 triliun yang ditempatkan pada saham perusahaan milik saudara BT," kata Budiyono kepada Medcom.id, Jumat, 21 Februari 2020.

    Angka tersebut merupakan akumulasi investasi perusahaan yang ditempatkan pada saham perusahaan milik Benny Tjokrosaputro dan Heru Hidayat.

    "Adapun angka Rp13 triliun merujuk pada  akumulasi (total) dari aset investasi Jiwasraya yang ditempatkan pada saham dan reksa dana saham perusahaan (emiten) yang memiliki afiliasi dengan saudara HH dan BT, yang keduanya tengah menjalani proses hukum di Kejaksaan Agung," jelas dia.

    Pernyataan ini merupakan hak jawab dan klarifikasi perusahaan atas berita sebelumnya yang menyatakan bahwa kepemilikan saham Asuransi Jiwasraya pada saham perusahaan Benny Tjokrosaputro cukup besar yaitu mencapai Rp13 triliun.

    Selengkapnya baca: Jiwasraya Investasi Rp13 Triliun di Perusahaan Benny Tjokrosaputro

    Saat itu Direktur Utama Asuransi Jiwasraya Hexana Tri Sasongko menjawab pertanyaan salah satu Anggota Komisi VI DPR Mukhtarudin yang mempertanyakan besaran investasi Jiwasraya pada saham perusahaan Benny Tjokrosaputro.

    "Jiwasraya berapa totalnya dengan Bentjok, Pak?" tanya Muktarudin dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VI DPR di Gedung Parlementer, Senayan, Jakarta, Rabu, 19 Februari 2020.

    Kemudian Hexana menjawab saham perusahaan yang diinvestasikan terafiliasi sekitar Rp13 triliun. "Yang terafiliasi sekitar Rp13 triliun," jawab Hexana.

    Mendengar jumlah tersebut, anggota Fraksi Partai Golkar tersebut tercengang. Ia mengatakan angka tersebut sangatlah besar. Ia pun sangsi aset perusahaan Benny Tjokrosaputro dan Heru Hidayat mencapai Rp23 triliun.

    "Ih, gede banget ini. Ada enggak asetnya Bentjok (Benny Tjokro) sama HH Rp23 triliun?" ucap Mukhtarudin.

    Ia pun mengatakan hal ini menjadi persoalan dan musibah sehingga negara harus turun tangan.

    "Musibah yang akhirnya mau enggak mau demi rakyat. Demi menamakan masyarakat terpaksa negara harus turun tangan," ungkapnya.




    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id