Pengembangan Kendaraan Listrik RI Diusulkan Mulai dari Roda Dua

    Suci Sedya Utami - 27 November 2019 07:42 WIB
    Pengembangan Kendaraan Listrik RI Diusulkan Mulai dari Roda Dua
    Ilustrasi. FOTO: MI/Agus Mulyawan
    Jakarta: Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengusulkan agar pemerintah memulai pengembangan kendaraan berbasis listrik di Tanah Air dari yang beroda dua dibandingkan dengan harus memaksakan untuk yang beroda empat.

    Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia bidang Industri Johnny Darmawan mengatakan kendaraan beroda dua atau sepeda motor berbasis listrik jauh lebih siap dikembangkan oleh industri Tanah Air. Saat ini, lanjutnya, Indonesia mampu memproduksi sepeda motor hingga tujuh juta unit per tahun.

    Bahkan dirinya meyakini dalam lima tahun ke depan produksi sepeda motor listrik bisa mencapai empat juta unit dan mampu menggeser produksi sepeda motor konvensional berbahan bakar fosil.

    "Sepeda motor listrik itu teknologinya sudah banyak. Di Tiongkok sudah banyak kembangkan itu. Kenapa tidak dicoba itu dulu?" kata Jhonny, di Jakarta, Selasa, 26 November 2019.

    Pengutamaan kendaraan roda berbasis listrik juga dimaksudkan untuk menekan harga baterai. Pasalnya, dengan banyaknya penggunaan sepeda motor listrik, penjualan baterai  pun akan terangkat. Artinya struktur modal akan berputar, pendapatan akan masuk dan biaya produksi baterai bisa jadi lebih murah.

    "Kalau menunggu mobil, mulainya lama, kapan harga baterai akan turun," jelas dia.

    Namun sayangnya dalam Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai tidak disebutkan secara spesifik terkait pengembangan sepeda motor listrik.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id