Parlemen Minta Direktur Keuangan dan Operasional Freeport Dijabat WNI

    Suci Sedya Utami - 20 Februari 2020 08:42 WIB
    Parlemen Minta Direktur Keuangan dan Operasional Freeport Dijabat WNI
    Tambang Freeport. FOTO: MI AGUS MULYAWAN
    Jakarta: Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) meminta agar dua posisi direksi yakni Direktur Keuangan dan Direktur Produksi di PT Freeport Indonesia (PTFI) dijabat oleh putra bangsa. Saat ini, dua jabatan tersebut diisi oleh warga negara asing (WNA).

    Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eddy Soeparno, dalam rapat dengar pendapat dengan PTFI awalnya menanyakan perihal susunan dua direksi tersebut diisi oleh siapa pada Presiden Direktur PTFI Clayton Allen Wenas.

    "Dari susunan direksi yang ada, CFO atau direktur keuangan siapa kemudian poduction director-nya," kata Eddy, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 19 Februari 2020.

    Tony lantas menjawab Direktur Keuangan dijabat oleh Robert Charles Schroeders dan Direktur Operasi dijabat oleh Mark Jerome Johnson. Eddy lantas menimpali pihaknya berharap kedepannya dua fungsi sentral tersebut akan beralih ke tangan putra Indonesia. Hal tersebut menjadi penekanan DPR dalam rapat itu.

    "Komisi VII DPR RI meminta Presiden Direktur PT Freeport Indonesia untuk kedepannya agar posisi Direktur Keuangan dan Direktur Operasi dan Produksi PT Freeport Indonesia di pegang oleh warga negara Indonesia," kata Eddy dalam rapat tersebut.

    Saat ini, jajaran direksi diduduki oleh Clayton Allen Wenas sebagai Presiden Direktur, Jenpino Ngabdi sebagai Wakil Presiden Direktur, dan Achmad Ardianto, Claus Wamafma, Mark Jerome Johnson, dan Robert Charles Schroeder sebagai direktur.

    Claus Wamafma merupakan direksi paling anyar. Ia didapuk oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir untuk memegang jabatan direksi yang berhubungan dengan pemberdayaan masyarakat.

    Claus sudah berkarier lebih dari 20 tahun di PTFI. Ia pernah menjabat sebagai Senior Vice President (SVP) atau membawahi CSR (Corporate Social Responsibility), partnership fund, serta community development. Sebelum menjabat SVP, Claus ditunjuk sebagai Pengawas Umum Pergudangan serta Manajer Pergudangan selama 2008 sampai 2011.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id