Kementan Berencana Ekspor Jagung di Musim Panen

    22 Januari 2019 11:02 WIB
    Kementan Berencana Ekspor Jagung di Musim Panen
    Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (MI/RAMDANI)
    Jakarta: Kementerian Pertanian (Kementan) berencana melakukan ekspor jagung dalam dua bulan mendatang atau saat musim panen puncak di Maret dan April 2019. Langkah ini dilakukan salah satunya guna menjaga agar harga jagung di tingkat petani tidak jatuh.

    "Jagung kapan lagi ekspor, ini baik pertanyaannya, dua bulan ke depan akan ekspor lagi," kata Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, usai menghadiri rapat kerja bersama Komisi IV di Kompleks MPR/DPR Senayan, Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Selasa, 22 Januari 2019.

    Mentan mengatakan Filipina menjadi negara tujuan ekspor jagung hasil produksi dari dalam negeri. Meski demikian, ia belum bisa menyebutkan rincian total jagung yang akan dikirim. Menurut Amran rencana ekspor jagung dilakukan untuk menjaga agar harga jagung di tingkat petani tidak jatuh atau anjlok saat musim panen.

    Kementan sebelumnya telah menetapkan bahwa harga jagung di tingkat petani tidak boleh berada di bawah Harga Pokok Produksi (HPP), yakni Rp3.150 per kilogram. Oleh karena itu, Mentan mengatakan, ekspor jagung dilakukan setelah harga jagung di dalam negeri turun di bawah Rp3.000 per kg.

    "Ini sekarang menuju panen raya di Maret sampai April. Jadi harus dipersiapkan dari sekarang tetapi harus dipastikan harga dalam negeri turun dulu di bawah Rp3.000 ya," kata dia.

    Sebagai informasi, Kementerian Pertanian berhasil menurunkan impor jagung dari sekitar 3,2 juta ton pada 2014 menjadi 1,1 juta ton pada 2016, kemudian menghentikan impor pada 2017. Pada Desember 2018, pemerintah membuka impor jagung sebanyak 100 ribu ton dan menugaskannya kepada Perum Bulog.

    Setelah itu, pada 2 Januari 2019 dalam rapat koodinasi terbatas di Kemenko Perekonomian, pemerintah kembali mengeluarkan izin impor jagung pakan sebanyak 30 ribu ton. Melalui penambahan impor jagung, jumlah keseluruhan impor jagung tercatat mencapai 130 ribu ton.

    (ABD)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id