Mendag Pastikan Jajarannya Siap Dilebur dengan Kemenlu

    Ilham wibowo - 03 Oktober 2019 07:47 WIB
    Mendag Pastikan Jajarannya Siap Dilebur dengan Kemenlu
    Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. FOTO: MI/SUSANTO
    Batu: Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita memastikan jajarannya siap mematuhi keputusan Presiden Joko Widodo yang berencana melebur sejumlah nomenklatur kementerian pada kabinet jilid dua pemerintahannya bersama Ma'ruf Amin. Langkah ini dinilai bisa membawa perubahan terutama pada akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional.

    "Saya sebagai pembantu Presiden apapun ditetapkan, atau siapapun itu keputusan harus jalan," tegas Enggar, dalam sebuah diskusi di Batu, Jawa Timur, Rabu, 2 Oktober 2019.

    Enggar mengaku tak ikut campur dalam rencana perubahan nomenklatur kementerian tersebut. Langkah persiapan juga bakal dilakukan setelah ada arahan langsung dari Presiden pada saat pengumuman resmi.

    "Mengenai nomenklatur saya tidak sentuh karena tidak boleh, itu sesuatu yang pasti dilarang untuk membahas itu pada jajaran di kementerian," ujarnya.

    Langkah mengubah Kementerian Perdagangan (Kemendag) yang akan dilebur dengan Kementerian Luar Negri (Kemenlu) sepenuhnya merupakan hak Presiden untuk menuntaskan janjinya kepada masyarakat. Tantangan berbeda yang akan dihadapi pun mesti ditangani bersama.

    "Ini kewenangan betul Bapak Presiden, saya sampaikan ini tidak mudah, walaupun itu kewenangan sepenuhnya untuk membentuk nomenklatur apapun dan tidak bisa diatur. Ada perbedaan diplomasi politik dengan negosiasi dagang, karakteristiknya berbeda," ungkapnya.

    Rencana perubahan ini diyakini ada tujuan untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Menurut Enggar, Menteri Luar Negri Retno Marsudi dalam beberapa tahun terakhir sudah meminta jajarannya melakukan langkah diplomasi ekonomi di berbagai negara bersama tim Kemendag.

    "Artinya bukan hanya politiknya saja, bukan negosiasi tapi diplomasi ekonomi. Kami merasakan dukungan dari Kemenlu. Bapak Presiden juga mengatakan sekarang diplomasi tentang ekonomi ditekankan dan diprioritaskan," ungkap Enggar.

    Lebih lanjut, upaya percepatan pertumbuhan ekonomi Indonesia ini mesti juga mendapat dukungan penuh dari mitra di DPR yang ikut menggulirkan regulasi. Para anggota legislatif dinilai perlu diyakinkan betul diplomasi ekonomi ini merupakan langkah yang tepat dalam menghapi pelemahan ekonomi global.

    "Saya pernah di Komisi I DPR, saya tahu karakternya, saya tahu perjalanan di Komisi I yang bermitra dengan Kemenlu, BIN, TNI, dan sebagainya. Saya sebagai eksekutif juga tahu ini beda, militer pasti berbeda karakternya," pungkasnya.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id