Erick Thohir Tugaskan Enam BUMN Bentuk Kluster Manufaktur

    Antara - 07 Januari 2020 17:45 WIB
    Erick Thohir Tugaskan Enam BUMN Bentuk Kluster Manufaktur
    Menteri BUMN Erick Thohir. Foto: MI/Ramdani.
    Jakarta: Menteri BUMN Erick Thohir menugaskan enam perusahaan BUMN untuk membentuk kluster industri manufaktur yang diharapkan bisa selesai 2020.

    "Menteri BUMN menugaskan enam perusahaan untuk membentuk kluster industri manufaktur," ujar Direktur Utama PT Barata Indonesia Fajar Harry Sampurno di Jakarta, dikutip Antara, Selasa, 7 Januari 2020.

    Fajar mengatakan keenam perusahaan yang akan membentuk kluster industri manufaktur tersebut terdiri dari Barata, Boma Bisma Indra (BBI), Dok Perkapalan Surabaya (DPS), Dok Kodja Bahari (DKB), Industri Kereta Api (Inka), dan Industri Kapal Indonesia (IKI) dengan Barata sebagai koordinatornya.

    "Produksinya macam-macam seperti kapal, turbin, alat-alat berat, pokoknya berkaitan dengan industri produsen alat-alat berat," katanya.

    Menurut Fajar, pembentukan kluster itu juga sekaligus untuk melakukan penyehatan dan melakukan konsolidasi.

    Dengan demikian keenam perusahaan ini saling sinergi dalam produksi-produksi seperti pembuatan kapal laut, pemeliharaan, mendukung Pertamina untuk percepatan pembangunan kilang, lalu pembangkit untuk PLN.

    "Tahapannya kita mengonsolidasikan operasi terlebih dahulu, pemeliharaan, kemudian kita juga mendukung Pertamina untuk percepatan pembangunan kilang, pembangunan pembangkit untuk PLN," ujar Fajar Harry.

    Dia juga menambahkan bahwa yang ingin dicapai dari pembentukan kluster ini adalah skala bisnis, efisiensi, pertukaran tenaga kerja, lalu mempercepat rantai teknologi.

    Erick Thohir, menurut Dirut Barata itu, menargetkan pembentukan kluster industri manufaktur tersebut dapat rampung pada tahun ini.

    "Bentuknya mungkin holding, rencana sebelumnya bernama NSHI cuma sekarang dalam surat keputusannya Menteri berganti namanya menjadi kluster industri manufaktur mengingat PT PAL ikut kluster industri pertahanan," ujar Fajar Harry.



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id