Selain Dirut, Erick Thohir Beri Sinyal Ganti Komut Garuda

    Suci Sedya Utami - 17 Januari 2020 14:10 WIB
    Selain Dirut, Erick Thohir Beri Sinyal Ganti Komut Garuda
    Ilustrasi. FOTO: dok MI.
    Jakarta: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir bakal melakukan bersih-bersih jabatan di tubuh Garuda Indonesia. Selain posisi Direktur Utama dan jajaran direksi lainnya, Erick juga mengisyaratkan akan merombak posisi Komisaris Utama.

    Saat ini Komisaris Utama Garuda dijabat oleh Sahala Lumban Gaol.

    "Dirut Garuda sesuatu yang menarik, Komisaris Utama juga," kata Erick dalam acara Indonesia Millenial Summit 2020 di Tribarata Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Jumat, 17 Januari 2020.

    Erick mengatakan ia ingin menempatkan pemimpin yang tepat di perusahaan pelat merah. Sebagai contoh, dirinya bercerita mengapa ia menempatkan Chandra Hamzah sebagai Komisaris Utama di PT BTN (Persero).

    Erick mengatakan berlatar belakang sebagai aparat penegak hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Chandra dipandang bisa menyelesaikan dan melakukan pengawasan di BTN yang diduga terdapat beberapa kasus penyelewengan.

    Begitu juga dengan Amien Sunaryadi di posisi Komisaris Utama PT PLN (Persero).  Amien merupakan expertise di sektor energi terutama migas dan diharapkan bisa membenahi pengawasan di PLN.

    "Jadi kita bukan hanya kampanye, tapi mencari figur yang mumpuni," jelas dia.

    Sebelumnya, Garuda Indonesia akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 22 Januari mendatang. Salah satu agenda dalam RUPS yakni menunjuk Direktur Utama definitif pengganti  I Gustu Ngurah Askhara Danadiputra yang dicopot dari jabatan tersebut.

    "Ada tiga nama. Tunggu 22 Januari. Kan masih lama," kata Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga.

    Kendati demikian, Arya membocorkan kriteria para calon. Pertama yakni merupakan sosok yang berpengalaman dalam maskapai penerbangan. Kedua sosok yang memiliki kemampuan dalam mengatur keuangan. Ketiga sosok yang memiliki kemampuan manajerial. Dia memastikan para calon bukan lah orang yang terkontaminasi kasus Garuda.

    "Yang pasti dirutnya mengerti keuangan. Pasti itu, enggak mungkin enggak. Soal kuat finance-nya, manajemennya juga kuat. Profilnya mudah-mudahan bisa bereskan Garuda. Kita cari yang terbaik, yang tak terkontaminasi banyak hal, yang bisa buat Garuda terbang tinggi melejit dan tak rugi," papar Arya.
     
    Terkait dua nama dalam jajaran direksi lama yang saat ini masih dipercaya menjabat karena dianggap tidak terlibat dalam skandal kasus penyelundupan komponen motor Harley Davidson dan sepeda Brompton yakni Direktur Keuangan Fuad Rizal yang juga menjabat sebagai Plt Direktur Utama serta Pikri Ilham Kurniansyah sebagai Direktur Niaga, Arya berkomentar beberapa internal masih akan dipertahankan.
     
    "Enggak mungkin total (rombak). Pasti ada internal yang masih (dipertahankan)," tutur dia.   



    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id