Pindah Posko, Lion Air Klaim Tetap Fasilitasi Keluarga Korban PK-LQP

    Desi Angriani - 24 Januari 2019 12:27 WIB
    Pindah Posko, Lion Air Klaim Tetap Fasilitasi Keluarga Korban PK-LQP
    Ilustrasi. (FOTO: AFP)
    Jakarta: Pusat pelayanan (posko) untuk penanganan penerbangan JT-610 registrasi pesawat PK-LQP telah diipindahkan dari ibis Hotel Cawang Jakarta Timur, ke ibis Hotel Slipi Jakarta Barat.

    Kepindahan posko tersebut tidak mengurangi pemberian fasilitas akomodasi serta transportasi bagi ahli waris dari 64 penumpang yang masih menunggu hasil identifikasi dari pihak DVI.

    "Menginformasikan bahwa kami tetap memberikan fasilitas akomodasi serta transportasi bagi ahli waris dari 64 penumpang yang masih menunggu hasil identifikasi dari pihak terkait (DVI) sesuai surat pemberitahuan tersebut," kata Corporate Communication Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro di Jakarta, Kamis, 24 Januari 2019.

    Baca: 50 Keluarga Korban Lion Air 'Diusir' dari Hotel

    Danang menjelaskan Lion Air juga masih menyediakan layanan pendampingan kepada pihak keluarga (family assistants). Perpindahan posko tersebut dilakukan dengan tetap mengutamakan pelayanan notaris dan konsultasi dokumen perlengkapan asuransi yang melayani ahli waris dari pukul 10.00 WIB hingga 17.00 WIB.

    Hal tersebut, katanya, menjadi bukti dukungan dan pelayanan Lion Air terhadap keluarga korban. "Kebijakan ini dapat terus membantu mempermudah proses komunikasi dan koordinasi antara keluarga dengan Lion Air selama menunggu proses identifikasi selesai," imbuh dia.

    Adapun informasi mengenai kepindahan posko ini telah disampaikan kepada keluarga korban atau ahli waris melalui surat pemberitahuan pada 16 Januari 2019. Namun demikian, Danang enggan menjawab terkait proses ganti rugi atau total asuransi yang sudah dibayarkan kepada keluarga korban.

    "Lion Air akan memberikan keterangan terbaru, sesuai dengan perkembangan," pungkas dia.

    Baca: Pengakuan Keluarga Korban Lion Air Terusir dari Hotel

    Sebelumnya, sebanyak 50 lebih keluarga korban yang berada di Hotel Ibis Cawang, Jakarta Timur mengaku diusir oleh pihak hotel. Sebab, Lion Air sudah tidak menanggung pembiayaannya per Rabu, 23 Januari 2019.

    "Kami di setiap kamar ditelepon oleh pihak hotel untuk meninggalkan hotel atau check out pukul 12.00 WIB, karena Lion Air sudah tidak membayar sewa hotel," kata salah satu keluarga korban bernama Neis Marfuah di Hotel Ibis Cawang, Jakarta Timur, Rabu, 23 Januari 2019.



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id