Laba Bersih Pegadaian Tumbuh 12% Sepanjang 2019

    Ilham wibowo - 13 Februari 2020 12:59 WIB
    Laba Bersih Pegadaian Tumbuh 12% Sepanjang 2019
    Paparan kinerja Pegadaian. Foto: Medcom.id/Ilham Wibowo
    Jakarta: PT Pegadaian (Persero) mencatat kinerja yang cukup baik sepanjang 2019 dengan meraup laba bersih sebesar Rp3,1 triliun atau tumbuh 12 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian tersebut ditunjang kehadiran produk inovatif dan agresivitas dalam menjalin sinergi dan kolaborasi dengan ratusan mitra di Tanah Air.

    "Syukur Alhamdulillah akhirnya PT Pegadaian yang pertama menyelesaikan laporan audit pada Januari, ini bisa dilaksanakan karena kami sangat transparan," kata Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Kuswiyoto dalam pemaparan kinerja 2019 di Hotel Pullman, Jakarta, Kamis, 13 Februari 2020.

    Pegadaian membukukan outstanding pembiayaan (OSL) sebesar Rp50,4 triliun atau tumbuh 23,3 persen, di atas rata-rata industri nasional. Sementara NPL gross tercatat sebesar 1,75 persen dan total realisasi pembiayaan sebesar Rp145,6 triliun dan non pembiayaan sebesar Rp4,7 triliun.

    Menurut Kuswiyoto, banyaknya kolaborasi dan sinergi dengan ratusan mitra dari BUMN, swasta, perguruan tinggi dan berbagai organisasi selama 2019 mendorong penambahan 3,2 juta jumlah nasabah. Pada 2018, nasabah Pegadaian tercatat 10,64 juta di 2018 Kemudian naik menjadi 13,86 juta di 2019.

    "Kinerja positif yang kami raih pada  2019 tersebut tidak terlepas dari kontribusi seluruh nasabah yang setia menggunakan produk dan layanan kami,” paparnya.

    Selain itu, Pegadaian juga melakukan program pemasaran yang intensif berupa Employee Get Customers yang melibatkan seluruh karyawan dan keluarga untuk terlibat dalam kegiatan memasarkan produk-produk inovatif, serta berbagai saluran distribusi baik melalui 4.123 outlet dan 9.673 agen. Bahkan penggunaan aplikasi Pegadaian Digital telah dimanfaat untuk melakukan transaksi digital oleh lebih dua juta nasabah.

    Perseroan telah membukukan pendapatan usaha sebesar Rp17,7 triliun, naik 39,3 persen dibandingkan dengan periode yang sama 2018 sebesar Rp12.7 triliun. Aset Pegadaian sepanjang 2019 meningkat 23,7 persen menjadi Rp65,3 triliun dari tahun sebelumnya Rp52,8 triliun.

    Ia menambahkan bahwa produk gadai masih mendominasi kinerja Pegadaian dengan portofolio OSL Gadai sebesar Rp40,3 triliun setara 80 persen. Adapun produk non-gadai berkontribusi OSL sebesar Rp10,1 triliun setara 20 persen pada 2019.

    “Kami akan terus fokus pakai core business gadai, selain mengembangkan produk-produk lain non gadai,” papar Kuswiyoto.

    Pencapaian kinerja Pegadaian yang kinclong tersebut didukung dengan tingkat kesehatan perusahaan kategori 'Sehat' (AAA), dan Rating Obligasi AAA yang dilakukan Pefindo. Perseroan berencana terus melakukan digitalisasi proses bisnis untuk meningkatkan kualitas layanan serta aktif menggencarkan sinergi dan kolaborasi dengan ratusan mitra dan instansi di berbagai daerah di Indonesia.

    "Kami tidak hanya mencari profit dari kegiatan usaha, kami berikan program mendukung kesejahteraan masyarakat menengah bawah dengan program CSR kami yang banyak sekali," ucapnya.



    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id