RI dan Uni Emirat Arab Perkuat Kerja Sama Sektor Industri

    Nia Deviyana - 25 Juli 2019 17:53 WIB
    RI dan Uni Emirat Arab Perkuat Kerja Sama Sektor Industri
    Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto, Medcom/Ilham WIbowo.
    Jakarta: Pemerintah Indonesia memperkuat kerja sama bilateral dengan Uni Emirat Arab (UEA) lewat penandatangan nota kesepahaman (MoU) antara Kementerian Perindustrian RI dengan Kementerian Energi dan Industri UEA.

    Penandatangan dilakukan oleh Menteri Perindustrian RI Airlangga Hartarto bersama Menteri Energi dan Industri UEA Suhail Mohamed Faraj Al Mazrouei di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

    Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan MoU ini akan menjadi payung kerja sama dalam kegiatan pengembangan sektor industri potensial bagi kedua negara. Sektor-sektor manufaktur yang akan dikembangkan, antara lain industri berbasis agro, industri logam dan permesinan, industri kimia, serta industri kecil dan menengah (IKM).

    "Komoditas CPO, makanan dan minuman, serta pulp dan kertas, menduduki peringkat 10 besar komoditas ekspor dari Indonesia ke UEA. Potensi kerja sama di sektor industri agro, khususnya terkait pulp dan kertas, terbuka dengan beroperasinya Al-Nakheel selaku industri baru yang memproduksi tisu di Abu Dhabi," ujarnya melalui keterangan resmi, Kamis, 25 Juli 2019.

    Sedangkan, di sektor industri logam dan permesinan, peluang kolaborasi dengan Indonesia ditopang adanya Ashok Leyland dan Ras Al Khaimah yang telah membangun industri kendaraan pertama dan terbesar di UEA.

    "Bahkan, mereka punya sektor jasa industri khususnya pemeliharaan pesawat, yakni Advanced Military Maintenance Repair and Overhaul Center (AMMRROC)," sebut Airlangga.

    Di sektor industri kimia, UEA menduduki posisi ketiga terbesar setelah Saudi Arabia dan Qatar untuk pengembangan industri petrokimia di kawasan Timur Tengah. Potensi ini sejalan dengan program pemerintah Indonesia yang sedang fokus menggenjot daya saing industri kimia, seiring implementasi peta jalan Making Indonesia 4.0, yang menyiapkan sektor manufaktur mampu memasuki era industri 4.0.

    "Di samping itu, sektor IKM merupakan kegiatan bisnis yang menguasai hingga 95 persen dari total sektor industri yang berpusat di Kota Dubai. Sektor IKM juga menciptakan sekitar 43 persen lapangan pekerjaan di kota tersebut," imbuhnya.

    Airlangga menambahkan kerja sama lainnya yang akan melibatkan lintas sektor bagi RI-UEA, antara lain pengembangan mengenai teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence) sebagai pelaksanaan industri 4.0, pembiayaan ekspor untuk industri, sertifikasi dan standarisasi halal, serta pendidikan dan pelatihan vokasi.

    Adapun aktivitas kerja sama yang bakal dilakukan kedua belah pihak, di antaranya adalah bertukar informasi kebijakan, melakukan studi bersama, memacu kinerja perdagangan, mendorong investasi, menyelenggarakan temu bisnis, serta meningkatkan kapasitas pelaku industri dan kesempatan kerja.

    Pada kurun waktu tiga tahun terakhir, total investasi UEA di Indonesia mencapai USD172 juta dalam 234 proyek. Dari keseluruhan nilai investasi tersebut, sektor manufaktur yang ikut menyuntik dananya antara lain industri kimia dan farmasi serta industri makanan.

    Apabila melihat performa investasi UEA di Indonesia per tahunnya, tren pada tahun 2018 menunjukkan peningkatan investasi dalam sektor manufaktur, khususnya industri kimia dan farmasi, tandasnya.

    Dalam kunjungan Putra Mahkota Abu Dhabi, Sheikh Mohamed Bin Zayed Al Nahyan kali ini, ada beberapa komitmen peningkatan investasi UEA di Indonesia. Ini tertuang dalam penandatanganan tiga kerja sama investasi dengan total nilai USD9 miliar.

    Kerja sama itu terkait Refinery Development Master Plan (RMDP) di Balikpapan, Kalimantan Timur, kemudian pengembangan industri petrokimia melalui proyek Chandra Asri Perkasa 2 (CAP 2), serta perluasan Pelabuhan Kontainer Internasional yang berlokasi di Kawasan Industri Maspion 5 di Manyar-Gresik, Jawa Timur.



    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id