Porsi Kendaraan Hemat Energi Ditargetkan Capai 20%

    Nia Deviyana - 04 Desember 2019 15:27 WIB
    Porsi Kendaraan Hemat Energi Ditargetkan Capai 20%
    Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kemenperin Putu Juli Ardika. Foto : Medcom/Nia.
    Jakarta: Kementerian Perindustrian (Kemenperin) sudah menyusun roadmap atau peta jalan mengenai kendaraan hemat energi pada 2025. Pemerintah mengatakan produksi kendaraan hemat energi mencapai 20 persen dari total kendaraan pada saat itu. 

    "Kalau untuk 2025 produksi kendaraan bermotor dan kendaraan bermotor roda dua diharapkan sebanyak dua juta, 20 persennya kendaraan hemat energi," ujar Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kemenperin Putu Juli Ardika, saat mengisi diskusi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu, 4 Desember 2019.

    Mengenai kendaraan hemat energi, kata Putu, implementasinya sudah dijalankan sejak 2013 yaitu KBH2 atau Kendaraan Bermotor Roda Empat Hemat Energi dan Harga Terjangkau.

    "Dan itu programnya sangat sukses, mendorong hampir Rp20 triliun investasi, dan pasarnya mencapai 23 persen dari pasar otomotif yang ada sehingga mendorong ekspor," tuturnya.

    Belajar dari program tersebut pemerintah saat ini mengembangkan LCEV atau Low Carbon Emission Vehicle untuk mencapai target tersebut.

    "Kalau kendaraan hemat energi polusinya sedikit. Ini kenapa pada aturan baru nanti kita berikan insentif kepada yang emisiny kecil, dan disinsentif untuk yang boros energi karena berpengaruh pada lingkungan," paparnya.

    Ke depan Indonesia juga berencana mengkolaborasikan electric vehicle dengan biofuel yang diperkirakan bakal menjadi tren kendaraan dunia.

    "Semua negara sekarang arahnya ke green energy. Jadi kalau kita pakai biofuel itu memang bisa menyerap 96 persen CO2 sehingga mengurangi emisi," pungkasnya.




    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id