Menperin: Indonesia Harus Pacu Industri Komponen Otomotif

    Husen Miftahudin - 26 Januari 2016 15:59 WIB
    Menperin: Indonesia Harus Pacu Industri Komponen Otomotif
    Menteri Perindustrian Saleh Husin (MI/ATET DWI PRAMADIA)
    medcom.id, Jakarta: Pemerintah terus mendorong pengembangan industri komponen untuk mendongkrak industri otomotif. Bahkan, industri komponen di dalam negeri mendapat insentif berupa Bea Masuk Ditanggung Pemerintah (BMDTP) untuk impor bahan baku pembuatan komponen.

    Menteri Perindustrian (Menperin) Saleh Husin mengatakan, langkah tersebut berpengaruh pada harga jual kendaraan bermotor yang menggunakan komponen dimaksud. Bahkan akan lebih murah karena pemerintah juga memberikan insentif lain untuk produk-produk otomotif produksi dalam negeri yang hemat bahan bakar.

    "Maka kita harus pacu terus industri dan investasi otomotif, termasuk komponen. Ini disambut positif oleh pabrikan yang terus memproduksi di Indonesia, ekspansi dan menambah kapasitas produksi. Investasi di bidang otomotif terus membaik dan tumbuh, buktinya Wuling yang bekerja sama dengan General Motors. Mitsubishi, Isuzu, Toyota dan lain-lain malah berinvestasi terus," ujar Saleh, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Selasa (26/1/2016).

    Industri komponen, jelasnya, tidak hanya memperdalam struktur industri namun juga menciptakan lapangan kerja, mendongkrak kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), dan mengembangkan industri lainnya seperti baja.

    Terkait penghentian operasi oleh Ford, Saleh mengatakan, kondisi investasi otomotif tidak akan berpengaruh secara signifikan. Ini karena Ford hanya mengimpor mobil dari pabriknya di Thailand sehingga tidak memberikan dampak pada industri otomotif nasional.

    Selain itu, lanjutnya, selama ini keberadaan Ford di Indonesia tidak didukung dengan industri komponen. Hal ini berbeda dengan industri kendaraan bermotor lain yang juga membangun struktur industri komponen di Indonesia.

    "Sudah tentu Ford kalah bersaing karena kompetitornya memproduksi komponen di Indonesia. Para pabrikan itu membangun industri komponen di sini karena mereka bervisi panjang, serius. Maka, kita meminta investor otomotif untuk menjadikan Indonesia sebagai basis produksi jika ingin menangi persaingan, jangan hanya menjadikan pasar saja," tegas Saleh.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id