Harga Garam Belum Berpihak ke Petani

    08 September 2017 11:02 WIB
    Harga Garam Belum Berpihak ke Petani
    Ilustrasi petani garam. (MI/Gino F hadi)
    medcom.id, Cirebon: Harga garam rakyat yang sekarang berkisar Rp700 per kilogram (kg) dianggap sangat tidak berpihak kepada para petani garam, untuk itu Pemerintah harus hadir dalam persoalan ini.

    "Kalau harga garam hanya Rp700 per kilonya, menurut saya tidak rasional, untuk itu Pemerintah harus tegas menetapkan harga bawah," kata Wakil Ketua Komisi IV DPR-RI, Herman Khaeron yang kerap disapa Hero, Politikus Partai Demokrat di Cirebon, seperti dikutip dari Antara, Jumat 8 September 2017.

    Dia menganggap harga garam ditingkat petani yang selalu jatuh apabila impor datang, menjadikan para petani semakin terpuruk. Untuk itu, tambah Hero, dengan kondisi yang terus terjadi setiap tahunnya seperti ini tidak akan pernah bisa petani garam merasakan kesejahteraan dari hasil pertaniannya.

    "Harga selalu jatuh dan sekarang terus turun dari semula mereka bisa menjual Rp3.000 perkilogram setelah ada impor menurun drastis, jadi kapan petani garam ini bisa sejahtera," tuturnya.

    Hero melanjutkan kalau dilihat dari harga garam yang beredar di pasaran tidak pernah turun, malah cenderung naik, akan tetapi ini sangat berbanding terbalik dengan keadaan ditingkat para petani.

    Di mana harga selalu berubah-ubah, namun justru merugikan para petani, bahkan beberapa tahun yang lalu garam para petani tidak laku dijual karena banyaknya stok ditambah membludaknya garam impor.

    "Saya kira harga garam ditingkat konsumen tidak pernah turun, tapi kenapa ketika garam petani cenderung turun terus, lagi-lagi Pemerintah harus turun tangan untuk bisa mengatasi masalah ini," pungkas Hero.

     



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id