Groundbreaking Pembangunan SPAM Umbulan Sedot Investasi Rp4,5 Triliun

    Suci Sedya Utami - 20 Juli 2017 15:51 WIB
    <i>Groundbreaking</i> Pembangunan SPAM Umbulan Sedot Investasi Rp4,5 Triliun
    Menko Perekonomian Darmin Nasution (tengah). (MTVN/Amal)
    medcom.id, Jakarta: Pemerintah akhirnya meresmikan peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan proyek infrastruktur sistem penyediaan air minum (SPAM) Umbulan, Jawa Timur setelah sebelumnya dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama dan financial close pada tahun lalu.

    Acara seremonial groundbreaking ini, dipimpin oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, dan juga dihadiri oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Gubernur Jatim Soekarwo, Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf, Bupati Sidoarjo Saifullah, Bupati Gresik Sambari Halim Radianto, serta perwakilan K/L dan Pemda terkait lainnya.

    Menko Perekonomian sekaligus Ketua Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) Darmin Nasution yang juga hadir mengatakan proyek tersebut masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional dan juga Proyek Prioritas yang memiliki sejarah cukup panjang dalam usaha pembangunannya.

    Baca: Wakil Presiden Resmikan Proyek Air Minum Umbulan Pasuruan

    "Proyek ini diinisiasi lebih kurang 40 tahun lalu dan berhasil direalisasikan atas koordinasi dan kerja keras berbagai pihak terkait, baik sisi pemerintah maupun swasta," ujar Darmin dalam keterangan resminya, Jakarta, Kamis 20 Juli 2017.

    Proyek Umbulan merupakan salah satu ikon skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Proyek ini menelan nilai investasi total sebesar Rp4,51 triliun untuk instalasi pengolahan air, transmisi, offtake, reservoir, dan jaringan distribusi di lima Kabupaten/Kota. Kabupaten dan kota dimaksud yaitu Kabupaten Pasuruan, Kota Pasuruan, Kabupaten Sidoarjo, Kota Surabaya dan Kabupaten Gresik.

    Proyek SPAM Umbulan berkapasitas 4.000 liter per detik dengan air baku berasal dari Mata Air Umbulan berlokasi di Desa Umbulan, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan yang disalurkan melalui pipa transmisi air bersih sepanjang 93 km. Air minum tersebut akan dikelola oleh Perusahaan Daerah Air Bersih (PDAB) Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk kemudian disalurkan ke lima Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) kabupaten dan kota sehingga dapat dinikmati oleh sekitar 1,3 juta jiwa masyarakat.

    Darmin mengatakan kerbatasan APBN tidak menghalangi pemerintah untuk mengupayakan percepatan pembangunan infrastruktur. Pemerintah akan terus mendukung secara penuh keterlibatan badan usaha swasta dalam pembangunan infrastruktur melalui skema KPBU.

    Baca: Dirancang Sejak Era Soeharto, Proyek SPAM Umbulan Siap Beroperasi

    Mantan Gubernur Bank Indonesia ini menyatakan setelah pelaksanaan konstruksi selesai, maka hal yang tidak kalah penting bagi proyek ini adalah pengelolaan proyek agar manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat.

    "Dukungan dan komitmen berbagai pemangku kepentingan tetap diperlukan tidak hanya selama masa konstruksi, tetapi juga selama masa operasi untuk tercapainya penyediaan air minum bagi masyarakat Jawa Timur," ujar dia.

    Dalam implementasinya, proyek ini mendapatkan sejumlah dukungan dari pemerintah dalam bentuk:
    1. Dukungan Kelayakan (VGF) sebesar Rp 818 Miliar oleh Kementerian Keuangan;
    2. Dukungan sebagian konstruksi berupa pembangunan jaringan pipa tapping transmisi air bersih ke reservoir PDAM, fasilitas instalasi pengolahan air sungai Rejoso, dan perizinan untuk penempatan pipa pada jalan tol oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat;
    3. Fasilitas penyiapan proyek (Project Development Facility/PDF) dari Kementerian Keuangan yang dilaksanakan oleh PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) dan Penjaminan Pemerintah melalui PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero).



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id