Tambang Timah Penuh Dilema

    25 Februari 2018 10:00 WIB
    Tambang Timah Penuh Dilema
    Timah. M/ ROMMY PUJIANTO.



    Koba: Ketua DPRD Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Algafry Rahman menyatakan aktivitas penambangan bijih timah di daerah itu penuh dengan dilema dan polemik yang tidak berkesudahan.

    "Kita tidak bisa menutup mata, aktivitas penambangan bijih timah ini dihadapkan pada situasi yang cukup dilematis dan terus menjadi polemik," katanya di Koba dikutip dari Antara, Minggu, 25 Februari 2018.






    Ia mencontohkan sejumlah aktivitas penambangan bijih timah di kawasan Marbuk, Kinari dan Punguk, serta kasus baru-baru ini yang merambah kawasan wisata Danau Kaolin yang jelas-jelas beroperasi secara ilegal. "Dampaknya sudah jelas, tapi tidak cukup dengan melakukan penertiban dan menangkap pelaku tambang, melainkan harus ada regulasi yang jelas terhadap dunia pertambangan bijih timah di daerah ini," katanya.

    Algafry mengatakan, masyarakat Bangka Tengah belum bisa meniggalkan tambang timah dan di sini peran pemerintah untuk mengatur dan menatanya dengan baik. "Kondisi seperti ini maka tidak menyelesaikan masalah, malah justru berpotensi terjadi konflik sosial di masyarakat," katanya.

    Terkait adanya aktivitas penambangan di kawasan objek wisata, menurut dia, itu terlalu berlebihan dan harus ditertibkan. "Persoalan ini harus diselesaikan secara duduk bersama, tidak bisa hanya diserahkan satu instansi saja misalnya pihak kepolisian saja," katanya.

    Kendati dunia pertambangan bijih timah dinilainya penuh dengan polemik, namun disarankan kepada masyarakat agar beroperasi secara legal saja. "Memang ini cukup dilematis karena sebagian lahan yang digarap merupakan kawasan terlarang, namun di sisi lain masyarakat sangat tinggi ketergantungannya terhadap tambang. Maka saya sarankan untuk lebih amannya, upayakan menambang di kawasan yang tidak melanggar aturan," katanya.


    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id