• DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK : Tanggal 22 SEP 2018 terkumpul RP 20.111.547.901

Kebijakan GSP Amerika tak Berpengaruh ke Perikanan Indonesia

Kautsar Widya Prabowo - 11 Juli 2018 19:38 wib
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. (Foto:
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. (Foto: Medcom.id/Kautsar).

Jakarta: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menilai rencana kebijakan pemerintah Amerika Serikat melalui United States Trade Representative (USTR) untuk mengkaji 3.574 lini tarif asal Indonesia yang menerima Generalized System of Preferences (GSP) atau bebas bea masuk, tidak berimbas pada sektor perikanan.

Menteri KKP Susi Pudjiastuti menjelaskan pemerintah Indonesia sudah mendapatkan insentif nol persen dari AS sejak 29 Juli 2015. Hal tersebut ditengarai karena kegigihan Indonesia memberantas illegal fishing.

"Karena kita konsisten memerangi illegal fishing, mereka (AS) kasih hadiah ke kita jadi nol persen. Jadi untuk saya tidak boleh disamakan dengan GSP," ujarnya usai melakukan rapat koordinasi di Kementerian Perekonomian, Jakarta Pusat, Rabu, 11 Juli 2018.

Ia menambahkan sebelum dikenakan insentif oleh AS, produk perikanan Indonesia dikenakan tarif 25-26 persen. Sehingga diyakini AS tidak akan mengembalikan tarif tersebut untuk Indonesia.

"Insentif yang kita dapat itu dari kerja. Jadi pemerintah kita berhasil menyakinkan pemerintah Amerika, masa mau dicabut lagi," tuturnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan hasil kerja keras Indonesia dalam memerangi illegal fishing dirasakan manfaatnya tidak hanya untuk dalam negeri, melainkan akan berdampak luas untuk kelestarian ekosistem laut. Dirinya pun optimistis GPS tidak berpengaruh pada sektor perikanan.

"Optimistis lah, nanti reward kita perangi illegal fishing, bukan untuk kita, tapi untuk dunia juga," pungkasnya.

 


(AHL)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.