Merger Anak Usaha BUMN Ada di Tangan Kemenkeu

    Zakaria Habib - 14 Desember 2019 18:16 WIB
    Merger Anak Usaha BUMN Ada di Tangan Kemenkeu
    Diskusi soal BUMN. Foto: Medcom.id/Zakaria Habib
    Jakarta: Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengaku tak punya andil untuk menyatukan anak usaha milik BUMN. Masalah ini ada di tangan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). 
     
    “Kita diberi kekuasaan Menkeu (Menteri Keuangan Sri Mulyani) untuk kelola persero, perum, tapi sebatas manajerial, tapi keuangan masih di Menkeu, termasuk soal merger dan likuidasi,” kata Kepala Bagian (Kabag) Protokol dan Humas Kementerian BUMN Ferry Andrianto dalam diskusi di Jakarta, Sabtu, 14 Desember 2019.

    Menurut dia, Kementerian BUMN sedang fokus untuk mengentaskan masalah anak usaha BUMN yang terus berkembang biak. Namun, masalah merger masih belum pembahasan lebih lanjut. 

    Di sisi lain, lanjut dia, Kementerian BUMN juga terus berbenah untuk memperbaiki transparansi. Perusahaan milik negara diarahkan Menteri BUMN Erick Thohir untuk terbuka sehingga kinerjanya bisa diketahui masyarakat.

    “BUMN harus ditampakkan, begitu juga kinerjanya yang selama ini terkesan ditutupi, tidak ditampakkan dan lain-lain. Nah sekarang ketika semua jadi sorotan, ya harus terbuka. Yang penting jelas program dan komitmen dari waktu ke waktu,” kata Ferry 

    Menteri BUMN Erick Thohir menghentikan sementara (moratorium) pendirian anak perusahaan atau perusahaan patungan di lingkungan BUMN. Moratorium diberlakukan lantaran banyaknya anak usaha perusahaan negara yang melenceng dari bisnis utama perusahaan induk. 

    "Sebulan pertama Pak Erick (menjabat) saja sudah ada 22 anak usaha air minum. Belum lagi ada hotel, rumah sakit, banyak betul nih," kata Staf Khusus Menteri BUMN Bidang Komunikasi Publik Arya Sinulingga, Jumat, 13 Desember 2019.
     
    Di PT Pertamina (Persero) misalnya, perusahaan BUMN yang bertugas mengelola penambangan minyak dan gas bumi itu punya lebih dari 140 anak usaha. Sementara itu, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk yang memiliki 60 anak usaha.



    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id