Kenaikan Cukai dan Harga Rokok Dikhawatirkan Picu Inflasi

    Media Indonesia - 11 Oktober 2019 10:38 WIB
    Kenaikan Cukai dan Harga Rokok Dikhawatirkan Picu Inflasi
    Ilustrasi. FOTO: Medcom.id.
    Jakarta: Rencana Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk menaikkan cukai dan harga jual eceran (HJE) rokok masing masing sebesar 23 persen dan 35 persen sebaiknya dibatalkan.

    Kenaikan tersebut, jika ditinjau dari kacamata ekonomi secara komprehensif, dapat menimbulkan inflasi dan dampak ekonomi yang negatif.

    "Jika dilihat dari sisi penerimaan negara, kenaikan cukai dan kenaikan HJE rokok dapat sedikit membantu menambah pendapatan negara. Namun, jika ditinjau secara komprehensif dari sisi makroekonomi, kebijakan tersebut merugikan masyarakat dan pada akhirnya akan menimbulkan inflasi yang tinggi," papar Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (FEB UB) Prof Dr Chandra Fajri Ananda kepada pers di Jakarta, Kamis, 10 Oktober 2019.

    Lebih lanjut, Chandra yang meraih doktor ekonomi dari Jerman ini mengatakan dalam suasana ekonomi yang sedang tidak baik saat ini menyarankan Kementerian Keuangan menunda rencana kenaikan cukai dan HJE rokok sambil menunggu suasana ekonomi kondusif.

    "Pemerintah perlu membuat kondisi ekonomi stabil terlebih dulu, baru kemudian menaikkan cukai rokok," ujarnya.

    Selain itu, lanjutnya, sebelum mengambil keputusan menaikkan cukai dan HJE rokok, pemerintah perlu membuat kebijakan komprehensif dari sisi kesehatan, pertanian, perdagangan, perindustrian, serta fiskal atau keuangan.

     



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id