2019, OJK Yakin Kinerja Jasa Keuangan Terus Positif

Husen Miftahudin, Nia Deviyana, Annisa ayu artanti - 11 Januari 2019 21:31 wib
Ketua DK-OJK Wimboh Santoso dalam Pertemuan Tahunan Industri
Ketua DK-OJK Wimboh Santoso dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2019 (Foto: Medcom.id/Husen Miftahudin)

Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan stabilitas sektor jasa keuangan selama 2018 dalam keadaan terjaga baik. Bahkan, regulator industri jasa keuangan ini optimistis tren positif kinerja sektor keuangan akan berlanjut di 2019.

Sepanjang 2018, Ketua Dewan Komisioner (DK) OJK Wimboh Santoso menegaskan, kondisi perekonomian nasional terpantau sehat dan stabil, yang tercermin di antaranya dari ekonomi nasional yang tumbuh sekitar 5,15 persen dan tingkat inflasi yang terkendali di level 3,13 persen.

"Sementara itu sektor jasa keuangan tercatat stabil dan sehat, yang merupakan modal penting bagi industri jasa keuangan untuk dapat tumbuh lebih baik dan meningkatkan perannya sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi," kata Wimboh, dalam acara Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) 2019, di Jakarta, Jumat malam, 11 Januari 2019.

OJK, lanjut Wimboh, memahami bahwa tantangan yang dihadapi pada 2019 tidak lebih mudah dibandingkan dengan di 2018. Untuk itu, OJK akan terus berusaha memfasilitasi dan memberikan kemudahan dalam mendukung sektor-sektor prioritas pemerintah, melalui kebijakan dan inisiatif yang akan difokuskan pada lima area.  

"Capaian 2018 merupakan modal yang penting bagi industri jasa keuangan untuk tumbuh lebih baik dan meningkatkan perannya sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi dan katalis keberhasilan reformasi struktural," kata Wimboh, dalam PTIJK 2019 yang mengangkat tema 'Kolaborasi Membangun Optimisme dan Akselerasi Pertumbuhan Berkelanjutan'.

"Untuk 2019, OJK optimistis tren perbaikan perekonomian dan kinerja sektor jasa keuangan yang positif akan terus berlangsung. Perekonomian diperkirakan mampu tumbuh 5,3 persen dengan inflasi yang terjaga relatif rendah di level 3,5 persen," kata Wimboh.

Adapun dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2019 dihadiri Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, dan sejumlah pimpinan lembaga negara, Menteri Kabinet Kerja, gubernur, kepala daerah, dan para pimpinan asosiasi dan lembaga jasa keuangan serta pimpinan pondok pesantren dan pengurus 41 Bank Wakaf Mikro (BWM) yang telah beroperasi.


(ABD)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.