Legislator Ingatkan BI Antisipasi Pengembangan Keuangan Digital

    Antara - 14 November 2019 13:03 WIB
    Legislator Ingatkan BI Antisipasi Pengembangan Keuangan Digital
    Ilustrasi. FOTO: Dok MI/PANCA SYURKANI
    Jakarta: Anggota Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Anis Byarwati mengingatkan Bank Indonesia (BI) terkait pengembangan ekonomi digital khususnya perkembangan uang elektronik yang digunakan sebagai alat pembayaran, yang masuk dalam program strategis BI.

    "Pertanyaan untuk BI sebagai bank sentral, apakah digital money ini bisa diprediksi akan menjadi fenomena baru money creation? BI harus pastikan dalam penggunaan digital money ini tidak terjadi money creation karena digital money tidak bisa dikontrol oleh bank sentral. Bagaimana antisipasinya," kata Anis, seperti dikutip dari Antara, Kamis, 14 November 2019.

    Money creation adalah proses penciptaan uang yang tidak bisa dikontrol bank sentral. Money creation bisa menimbulkan masalah pada ekonomi bahkan bisa menciptakan resesi ekonomi karena bank sentral tidak bisa mengatur peredaran uang untuk menyokong ekonomi. Bank sentral juga tidak bisa melakukan intervensi pada suku bunga pinjaman.

    Ia menegaskan jika money creation terjadi maka berpotensi menimbulkan masalah pada ekonomi, bahkan bisa menciptakan krisis ekonomi, karena peredaran uang tidak bisa diatur dan tidak bisa dikontrol oleh bank sentral terutama terkait dengan capaian ekonominya.

    Dirinya mengemukakan, Alibaba yang kini namanya mendunia merupakan sebuah usaha dengan menggunakan uang elektronik sebagai alat transaksi yang pada awalnya berupa usaha kecil. Namun dalam waktu yang cukup singkat ia menjadi usaha besar bahkan ada kemungkinan terjadi konglomerasi.

    "Mungkin saat ini kita masih melihatnya (ekonomi digital) kecil. Namun siapa yang tahu bahwa yang kecil-kecil ini suatu saat akan menjadi besar. Apa yang akan dilakukan oleh BI jika suatu saat (ekonomi digital) menjadi besar? Harus ada antisipasinya,” ujar Anis.

    Dan, lanjut Anis, jika di masa depan ekonomi Indonesia diprediksi akan menjadi ekonomi digital, maka proses menuju ekonomi digital ini tidak boleh mengancam stabilitas ekonomi.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id