Produk UMKM RI Didorong Tembus Timur Tengah

    Antara - 14 Januari 2020 13:29 WIB
    Produk UMKM RI Didorong Tembus Timur Tengah
    Kunjungan Menteri Perdagangan Agus Suparmanto ke Lulu Hypermarket di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA). (ANTARA/ Biro Humas Kementerian Perdagangan)
    Jakarta: Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengunjungi ritel modern Lulu Hypermarket di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), untuk mendorong produk Indonesia termasuk produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang beragam dan unik dapat menembus pasar Timur Tengah, khususnya UEA.

    "Pengusaha Indonesia diharapkan lebih mendapat kesempatan untuk memenuhi pasar Timur Tengah, khususnya UEA," kata Mendag lewat keterangannya yang diterima di Jakarta, Selasa, 14 Januari 2020.

    Menurut Mendag, peran Lulu Hypermart sangat strategis dalam membantu UMKM Indonesia memasuki pasar UEA. Untuk itu, Mendag mengharapkan fasilitasi dan bantuan dari Lulu Hypermarket agar mereka bisa memenuhi persyaratan pasar di UAE.

    "Lulu Hypermarket dapat memberikan bimbingan teknis dan promosi bagi pelaku usaha Indonesia khususnya UMKM. Selain itu, juga dapat menyampaikan informasi detail terkait kebutuhan produk di pasar UAE termasuk pelabelan, kemasan, distribusi, dan segmentasi pasar," jelas Mendag.

    Lulu Hypermarket memiliki 185 toko ritel dan 23 pusat perbelanjaan yang tersebar di UAE, India, Arab Saudi, Bahrain, Kuwait, Oman, Mesir, Malaysia, dan Indonesia.

    Di Indonesia, Lulu Hypermarket telah membuka cabang di Cakung, Jakarta Timur, pada 2016 dan di BSD City Tangerang pada September 2017. Perusahaan ini berencana mengembangkan cabangnya lagi di Indonesia pada awal 2020, tepatnya di daerah Cinere Mall Depok dan Sentul Bogor.

    Pada kunjungan ini Mendag diterima langsung oleh Ketua dan Direktur Pelaksana (CMD) Lulu Group International (LGI) Yusuff Ali. Pihak Lulu sepakat untuk mendatangkan lebih banyak produk Indonesia untuk dipasarkan di seluruh retail Lulu Hypermarket.

    "Kita meminta Lulu Hypermarket dapat memasok lebih banyak produk-produk Indonesia untuk dipasarkan di seluruh ritelnya," tambah Mendag.

    Sebelumnya, Kemendag melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan LGI di sela gelaran Trade Expo Indonesia 2018.

    "Penandatanganan MoU diharapkan dapat memfasilitasi dan membantu kemudahan akses pasar produk Indonesia untuk masuk ke pasar internasional khususnya, Timur Tengah dan UEA dengan melalui Lulu Hypermarket," ungkap Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Dody Edward.




    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id