Belum Ada Proyek Strategis Nasional di Ibu Kota Baru

    Eko Nordiansyah - 27 Desember 2019 15:08 WIB
    Belum Ada Proyek Strategis Nasional di Ibu Kota Baru
    Ketua Tim Pelaksana KPPIP Wahyu Utomo. Foto: Medcom.id/Eko Nordiansyah.
    Jakarta: Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) menyebut sampai saat ini belum ada proyek strategis nasional di ibu kota baru. Sejauh ini, usulan untuk pembangunan ibu kota baru yang akan dimasukkan dalam proyek strategis nasional juga belum ada.

    "Tentang ibu kota negara saya belum melihat adanya usulan proyek-proyek dari ibu kota negara," kata Ketua Tim Pelaksana KPPIP Wahyu Utomo di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Jumat, 27 Desember 2019.

    Meski begitu, ada beberapa proyek strategis nasional yang bisa mendukung pembangunan di ibu kota baru. Wahyu mencontohkan jalan tol Balikpapan-Samarinda yang dinilai bisa mendukung ibu kota baru karena jaraknya yang dekat.

    "Tidak langsung tapi mendukung karena jaraknya dekat dengan lokasi dari Paser (Penajam Paser Utara). Tapi saya tidak tahu akan masuk atau tidak di dalam proyek strategis nasional ini," jelas dia.

    Dirinya menambahkan pembangunan ibu kota baru baru masuk tahap perencanaan dengan menyiapkan desainnya. Jika perencanaan sudah selesai, maka bisa saja ada proyek yang akan dimasukan sebagai proyek strategis nasional.

    "Nah nanti mungkin setelah itu baru dibuat rincian kira-kira apa yang akan dikembangkan di sana, infrastruktur apa yang akan dikembangkan, di daerah mana yang akan dijadikan staging bersama dan seterusnya," ungkapnya.

    Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor Tahun 2018 ada 223 proyek dan tiga program yang masuk dalam proyek strategis nasional. Jumlah ini merupakan revisi dari Perpres 58/2017 yang meliputi 245 proyek dan dua program.

    Tahun ini sudah ada 30 proyek strategis nasional yang diselesaikan dengan total nilai investasi mencapai Rp165,3 triliun. Secara kumulatif, mulai dari 2016 sampai dengan Desember 2019 terdapat 92 proyek strategis nasional yang selesai dengan nilai investasi mencapai Rp467,4 triliun.



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id