Pos Indonesia Tidak Bangkrut

    Annisa ayu artanti - 22 Juli 2019 13:25 WIB
    Pos Indonesia Tidak Bangkrut
    Ilustrasi. (FOTO: dok MI)
    Jakarta: PT Pos Indonesia (Persero) menegaskan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini tidak bangkrut.

    Sekretaris Perusahaan Benny Otoyo dengan tegas menampik berita yang beredar bahwa perusahaan jasa logistik pelat merah tersebut tengah terseok-seok menghadapi masalah keuangan.

    "Kondisi perusahaan baik, kami sedang melakukan transformasi," kata Benny kepada Medcom.id, di Jakarta, Senin, 22 Juli 2019.

    Dalam keterangan tertulisnya,, perusahaan menyampaikan rating perseroan menunjukkan nilai yang baik dengan nilai A-. Semua utang perusahaan lancar, hak karyawan sudah dibayarkan dan tidak tertunda. Bahkan semua aset dalam kendali penuh dan tidak ada yang diagunkan. Selain itu, kreditur perseroan juga berasal dari pemerintah dan bank asing terkemuka.

    Perseroan mencatat sumber pendapatan selama ini berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Public Service Obligation (PSO), fee distribusi meterai, fee penerimaan setoran pajak, serta jasa kurir surat dinas yang rata-rata mencapai sekitar Rp800 miliar per tahun.

    Pos Indonesia juga masih memberikan layanan Pos Universal enam hari per minggu sementara postal services di luar negeri hanya melayani layanan pos universal 4-5 hari.

    Perusahaan mencatat turn over jasa keuangan sekitar Rp20 triliun per bulan dan hingga kini tidak ada pemutusan hubungan kerja (PHK) dengan karyawan karena adanya restrukturisasi. Selain itu, perseroan mengatakan BPJS karyawan pun dibayar lancar dan tidak ada tunggakan sama sekali.

    Benny pun membantah adanya pinjaman dana yang dilakukan oleh perusahaan untuk membayar gaji karyawan. "Kami perlu modal kerja untuk mendanai operasi, mendanai tagihan, dan lain-lain. Modal kerja itu dipinjam dari bank," jelas dia.

    "Membayar gaji termasuk dalam biaya operasi. Tapi bukan berarti pinjam uang untuk bayar gaji. Intinya tidak akan ada bank yang mau memberi pinjaman untuk tujuan bayar gaji," pungkas dia.



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id